DaerahNewsPilihan Editor

Warga Luwu Timur Hilang di Hutan Lahumpangi, Tim SAR Dikerahkan

56
×

Warga Luwu Timur Hilang di Hutan Lahumpangi, Tim SAR Dikerahkan

Sebarkan artikel ini

Kabarpublic.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Ramadhan (57), warga yang dilaporkan belum kembali setelah pergi mencari kayu di kawasan Hutan Lahumpangi Barat, Dusun Lahumpangi Barat, Desa Parumpanai, Kecamatan Wosuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Laporan mengenai warga yang hilang tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari Sekretaris Desa Parumpanai pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 22.15 WITA.

Berdasarkan laporan, Ramadhan berangkat menuju kawasan hutan pada Rabu sekitar pukul 07.00 WITA.

Namun, sejak sekitar pukul 13.00 WITA, nomor telepon korban sudah tidak aktif. Hingga laporan diterima, korban juga belum kembali ke rumah.

Baca juga:  Wawali Palopo Tinjau GPM, Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Nataru

Masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun Ramadhan belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan.

“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim untuk menuju lokasi kejadian. Tim kemudian berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur terkait untuk menentukan strategi pencarian serta membagi area pencarian menjadi beberapa sektor,” ujar Arif.

Operasi pencarian dilanjutkan pada Kamis (1/10/2026) mulai pukul 07.00 WITA. Tim SAR gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Baca juga:  Lansia Ditemukan Tewas di Sungai Tomoni, Tinggalkan Pesan Perpisahan untuk Keluarga

SRU 1 melakukan pengecekan di sisi kiri dan kanan jalur menuju lokasi kejadian dengan menyasar sejumlah area yang dinilai mencurigakan.

Sementara SRU 2 dan SRU 3 melakukan penyisiran secara paralel hingga radius sekitar 300 meter dari titik lokasi kejadian.

Total luas area pencarian mencapai sekitar 360.000 meter persegi atau 0,36 kilometer persegi.

“Pencarian dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan kondisi medan dan titik-titik yang berpotensi dilalui korban. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar pencarian dapat berjalan efektif dan aman,” jelas Arif.

Baca juga:  Kembali Ditemukan 1 ABK Yuiee Jaya II di Perairan Taman Nasional, Total Meninggal 5 Orang

Arif mengatakan operasi pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian dan terus melaporkan setiap perkembangan yang ditemukan di lapangan,” pungkasnya. (**)