Kabarpublic.com – Layanan kesehatan di Kabupaten Luwu mendapat sorotan setelah sejumlah pasien di Puskesmas Bua mengaku tidak mendapatkan obat penurun panas saat menjalani perawatan.
Keluhan tersebut disampaikan keluarga pasien yang menjalani rawat inap di Puskesmas Bua beberapa waktu lalu.
Mereka menyebut obat penurun panas tidak tersedia selama beberapa hari, meski sejumlah pasien membutuhkan obat tersebut.
Kondisi itu membuat keluarga pasien diminta membeli obat di luar Puskesmas.
Namun, menurut informasi yang diterima, keluarga pasien tidak mendapatkan penjelasan bahwa biaya pembelian obat tersebut nantinya dapat diganti oleh pihak Puskesmas.
Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Risnawary Basir, menyayangkan adanya kekosongan obat di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Menurutnya, kondisi tersebut semestinya dapat diantisipasi oleh pengelola obat di Puskesmas.
“Kalau obat tidak ada, harusnya pengelola obatnya sudah antisipasi untuk segera mengampra di gudang atau mereka beli pakai operasional JKK-nya,” ujar Risnawary saat dikonfirmasi wartawan.
Terkait adanya keluarga pasien yang diminta membeli obat di luar Puskesmas, Risnawary menyebut hal tersebut tidak sesuai prosedur pelayanan yang semestinya.
Ia meminta keluarga pasien yang terlanjur membeli obat untuk membawa nota pembelian kepada pihak Puskesmas agar dapat ditindaklanjuti.
“Kalau ada notanya, kasih ke Puskesmas. Sudah juga saya sampaikan ke Kapus, tidak ada pembelian obat di luar. Kalaupun ada kekosongan obat, Puskesmas yang membeli, bukan pasien yang membeli obatnya,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu menekankan bahwa ketersediaan obat menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Kasus kekosongan obat di Puskesmas Bua tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan dan distribusi obat di fasilitas kesehatan dapat lebih diantisipasi, sehingga kebutuhan pasien tidak terganggu. (**)







