DaerahNewsPilihan Editor

Khidmat, Wakil Bupati Luwu Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

57
×

Khidmat, Wakil Bupati Luwu Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu bertindak sebagai inspektur upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kabarpublic.com – Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka meperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, Senin sore (17/8/2026).

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, bertindak sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera.

Upacara diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.

Perwira Upacara dipercayakan kepada Takdir, Kapten Infanteri yang menjabat Pasi Pers Kodim 1403 Palopo.

Sementara Komandan Upacara adalah Agus Mihardi, Kapten Infanteri yang menjabat Pasi Intel Kodim 1403 Palopo.

Baca juga:  Sinergi Media dan Polisi: Kapolrestabes Makassar Dukung Agenda SMSI Sulsel

Komandan Paskibraka dijabat Prasetio, Letda Infanteri dari Koramil 1403-05 Bastem.

Prosesi penurunan Bendera Merah Putih dilaksanakan anggota Paskibraka Kabupaten Luwu dengan formasi yang telah dipersiapkan secara khusus.

Empat Paskibraka Bertugas

Pembawa baki penurunan bendera adalah Andi Najwa Hasruddin Tabang dari SMAN 12 Luwu.

Sementara Muh. Rizky Heriadi dari SMAN 10 Luwu bertugas sebagai pembentang bendera. Posisi penggerek bendera dipercayakan kepada Alfat Reskilah Suherman dari SMAN 3 Luwu.

Adapun Danton Penurunan Bendera adalah Muhammad Rafa dari SMAN 10 Luwu.

Seluruh petugas menjalankan tugasnya dengan tertib dan penuh disiplin hingga prosesi penurunan Bendera Merah Putih selesai.

Baca juga:  Wahyu Napeng Paparkan Program Prioritas AgusWin di Kamanre

Paskibraka Tampilkan Formasi Payung dan Angka 81

Dalam prosesi tersebut, Paskibraka Kabupaten Luwu kembali menampilkan formasi Payung dan Angka 81.

Formasi tersebut memiliki makna yang menggambarkan semangat perjuangan, persatuan, serta cita-cita bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.

Formasi Payung dimaknai sebagai simbol kemuliaan, kehormatan, dan kepemimpinan yang mengayomi.

Sementara formasi Angka 81 menjadi simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pengingat perjalanan bangsa selama 81 tahun dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan melalui berbagai perjuangan serta pembangunan.

Baca juga:  Pameran Warna Budaya: Dekranasda Luwu Gaungkan Kerajinan Lokal di Hadapan Istri Wapres

Upacara penurunan bendera menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Luwu.

Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan para anggota Paskibraka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan karya dan kontribusi nyata.

Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun Indonesia yang semakin maju dan bermartabat, khususnya melalui kontribusi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Luwu. (**)