DaerahNewsPilihan Editor

Pemkab Luwu dan FKUB Perkuat Kerukunan Umat Beragama Lewat FGD

46
×

Pemkab Luwu dan FKUB Perkuat Kerukunan Umat Beragama Lewat FGD

Sebarkan artikel ini
Pemkab Luwu bersama FKUB menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Kerukunan, Cinta Kemanusiaan dan Penguatan Ekoteologi

Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Luwu menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kerukunan, Cinta Kemanusiaan dan Penguatan Ekoteologi”.

Kegiatan berlangsung di Ruang Lounge Bupati Luwu, Rabu (16/9/2026), sebagai wadah dialog untuk memperkuat komunikasi antarpemuka agama sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kerukunan, kepedulian terhadap sesama, dan kelestarian lingkungan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu H. Sukardi Yusuf, Kepala Kesbangpol Kabupaten Luwu Hj. Enrika, Ketua FKUB Kabupaten Luwu H. Armin, serta pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, pemateri dan peserta FGD se-Kabupaten Luwu.

Baca juga:  Bupati Luwu Serahkan Santunan, Dua Anak Almarhum Dapat Beasiswa Pendidikan

Dalam sambutannya, Muh. Rudi mengatakan keberagaman agama, suku, budaya dan latar belakang sosial di Kabupaten Luwu merupakan kekayaan daerah yang perlu dijaga bersama.

“Perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan dan memperkokoh kehidupan sosial masyarakat,” ujar Muh. Rudi.

Ia menilai FKUB memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antarumat beragama.

Karena itu, FKUB diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga aktif membangun dialog dan kerja sama sebagai langkah pencegahan terhadap potensi konflik di masyarakat.

Baca juga:  Wujudkan Swasembada Pangan, Pemkab Luwu Tanam Jagung Serentak Bersama Petani

Muh. Rudi juga mendorong tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat cinta kemanusiaan.

Menurutnya, nilai tersebut penting dalam membangun kehidupan sosial yang dilandasi kepedulian, toleransi dan solidaritas.

Selain kerukunan dan kemanusiaan, FGD juga membahas penguatan ekoteologi. Konsep tersebut didorong untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui pendekatan moral dan spiritual.

“Alam bukan hanya tempat kita hidup, tetapi juga merupakan bagian dari ciptaan Tuhan yang harus kita jaga, rawat dan lestarikan,” ungkapnya.

Baca juga:  Anggota DPRD Suleman Ishak Terpilih Jadi Ketua IKA SMK 4 Luwu

FGD tersebut diarahkan untuk meningkatkan komunikasi dan dialog antarpemuka agama, memperkuat toleransi, serta mendorong kerja sama lintas agama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan.

Tiga pemateri turut memberikan pandangan dalam kegiatan tersebut, yakni Kepala Kesbangpol Kabupaten Luwu Hj. Enrika, Ketua FKUB Kabupaten Luwu H. Armin, dan Pastor Paroki St. Petrus Padang Sappa, Pastor Oktovianus Tandilolo, Pr.

Pemkab Luwu dan FKUB berharap komunikasi antarpemuka agama semakin kuat, pemahaman mengenai toleransi dan kerukunan meningkat, serta kerja sama lintas agama di bidang sosial dan kemanusiaan semakin berkembang. (**)