DaerahNewsPilihan Editor

Patahudding Imbau Perusahaan Sektor Tambang dan Konstruksi Prioritaskan Tenaga Kerja Daerah

112
×

Patahudding Imbau Perusahaan Sektor Tambang dan Konstruksi Prioritaskan Tenaga Kerja Daerah

Sebarkan artikel ini

​Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja lokal.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya strategis untuk menekan angka pengangguran serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat di daerah tersebut.

​Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Luwu, H. Patahudding, saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Luwu, Rabu (5/11/2026).

​Ia mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara Disnakertrans Kabupaten Luwu, Polres Luwu, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

​”Pelatihan operator dump truck bagi 16 peserta ini harus berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh para peserta benar-benar mampu membuka peluang kerja yang konkret,” tegas Patahudding.

Baca juga:  Ifra Maira Nur, Siswi SMP 4 Raih Juara 1 Lomba Nyanyi Pekan Kreativesia Pemuda Luwu Utara

​Menurutnya, indikator keberhasilan pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan keterampilan atau sekadar kepemilikan sertifikat kompetensi semata.

Kelulusan peserta harus bermuara pada kesempatan nyata untuk bekerja di dunia industri.

​”Oleh karena itu, kami sangat berharap perusahaan khususnya yang bergerak di sektor pertambangan, konstruksi, dan industri pendukung dapat memberikan ruang bagi para peserta yang telah dinyatakan kompeten dan memenuhi persyaratan,” tambahnya.

​Guna memastikan keterlibatan peserta di dunia kerja, Bupati juga menginstruksikan Disnakertrans Luwu untuk membangun kerja sama konkret dengan berbagai perusahaan, membuka akses informasi dan rekrutmen, serta mengawal proses pendampingan para lulusan secara berkelanjutan.

Baca juga:  Kepala BKPSDM Luwu Divonis Bersalah, Baperjakat Tunggu Pertek BKN

Disnakertrans juga diminta mencatat dan melaporkan secara berkala perkembangan penempatan kerja seluruh peserta agar 16 orang yang dilatih dapat terserap secara optimal.

​Plt. Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Luwu, H. Sofyan Thamrin, menyampaikan bahwa tantangan terbesar pemerintah daerah saat ini bukan hanya menyelenggarakan pelatihan, melainkan memastikan para lulusan dapat langsung terserap sesuai kebutuhan investasi yang masuk ke daerah.

​”Saat ini kita tengah merancang integrasi data kependudukan dengan data P3KE, khususnya bagi masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga desil 4. Data ini akan menjadi dasar intervensi program ketenagakerjaan dan pengentasan kemiskinan,” ungkap Sofyan.

​Ia menambahkan, penguatan kolaborasi antar-perangkat daerah sangat krusial agar melimpahnya potensi sumber daya alam di Kabupaten Luwu dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Balita di Luwu Ditemukan Meninggal di Irigasi Setelah Hilang Misterius

​Sementara itu, Kapolres Luwu, AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, menekankan pentingnya keterlibatan kepolisian dalam program pelatihan ketenagakerjaan ini.

Menurutnya, pengangguran merupakan salah satu isu mendasar yang berkaitan erat dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​”Kolaborasi bersama pemerintah daerah merupakan langkah nyata untuk menekan angka pengangguran sekaligus mencegah potensi timbulnya gangguan kriminalitas di tengah masyarakat,” jelasnya.

​Ia juga mengapresiasi standar pelaksanaan pelatihan yang memfasilitasi peserta untuk meraih sertifikasi kompetensi berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga menjadi bekal kuat saat memasuki pasar kerja. (**)