Kabarpublic.com – Bupati Luwu, H. Patahudding, menerima kunjungan Tim Penilai Adipura Tahun 2026 di ruang kerja Bupati Luwu pada Rabu (4/11/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian penilaian tahap I Adipura untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten Luwu dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.
Dalam evaluasi Adipura tahun ini, terdapat 13 aspek kebersihan dan pengelolaan sampah yang menjadi indikator utama penilaian kondisi lingkungan di Kabupaten Luwu.
Ke-13 aspek tersebut mencakup pasar, permukiman, sekolah, jalan, pertokoan, perkantoran, terminal darat, rumah sakit dan puskesmas, saluran terbuka, pantai wisata, perairan terbuka, taman kota, hingga tempat pemrosesan akhir (TPA).
Tim penilai meninjau seluruh aspek ini untuk melihat langsung kondisi kebersihan, penataan lingkungan, serta berbagai langkah pengurangan dan penanganan sampah yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah.
Tim penilai Adipura dipimpin oleh Arnianah Alwi, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Wilayah II Pusat Pengendali Lingkungan Hidup Sulawesi-Maluku, Kementerian Lingkungan Hidup.
Arnianah menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Bupati Luwu atas sambutan hangat yang diberikan.
Usai audiensi, tim penilai langsung berpamitan untuk turun ke lapangan guna meninjau sejumlah titik evaluasi.
Bupati Luwu, Patahudding mengatakan bahwa keikutsertaan dalam penilaian Adipura bukan sekadar untuk meraih penghargaan semata.
“Ajang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dan membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan,” ucapnya.
Langkah ini juga sejalan dengan dukungan Pemkab Luwu terhadap program ASRI yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah turut menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, petugas kebersihan, pelaku usaha, komunitas, hingga elemen masyarakat yang aktif berpartisipasi menjaga kebersihan.
Melalui penilaian Adipura 2026 ini, Kabupaten Luwu diharapkan dapat semakin mempererat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari demi kesejahteraan seluruh masyarakat. (**)







