DaerahNewsPilihan Editor

Panen Perdana Demplot Inpago 13, Patahudding Serahkan Bantuan ke Petani

83
×

Panen Perdana Demplot Inpago 13, Patahudding Serahkan Bantuan ke Petani

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu H. Patahudding saat menghadiri panen perdana Demplot Varietas Unggul Baru (VUB) di lahan Kelompok Tani Bakka, Kecamatan Bajo.

Kabarpublic.com – Bupati Luwu H. Patahudding menghadiri panen perdana Demonstration Plot (Demplot) Varietas Unggul Baru (VUB) di lahan Kelompok Tani Bakka, Kecamatan Bajo, Selasa (22/9/2026).

Demplot tersebut menggunakan varietas Inpago 13 sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan teknologi dan penggunaan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Dalam kegiatan itu, kelompok tani juga menerima bantuan berupa benih varietas Inpari 42, knapsack sprayer elektrik, serta pupuk organik.

Perwakilan BRMP menyampaikan, pengembangan demplot merupakan bagian dari penerapan pertanian modern melalui pemanfaatan sejumlah paket teknologi.

Baca juga:  KPU Palopo Buka Lomba Sayembara Maskot Pilwalkot Tahun 2024, Berhadiah Jutaan Rupiah

Program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas sekaligus pengembangan lahan pertanian, termasuk pada wilayah yang mengalami keterbatasan air.

Bupati Luwu H. Patahudding mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan demplot, khususnya para penyuluh dan kelompok tani.

Ia menekankan, penggunaan bibit unggul perlu diikuti penerapan perlakuan dan tata kelola budidaya yang tepat agar potensi hasil dapat dicapai secara optimal.

“Pemerintah daerah terus mendorong sektor pertanian, termasuk melalui bantuan dan pemberdayaan masyarakat. Kalau ada kebutuhan pertanian, silakan disampaikan melalui pemerintah desa dan dinas terkait,” ujar Patahudding.

Baca juga:  TP PKK Luwu Samakan Persepsi Jelang Monitoring 10 Program Pokok PKK

Ia juga meminta pemerintah desa dan kepala desa aktif mendata kebutuhan masyarakat sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan petani di lapangan.

Untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian, masyarakat dapat mengajukan usulan melalui Dinas Pertanian untuk diproses sesuai ketentuan.

“Silakan masukkan proposal melalui Dinas Pertanian. Tugas kami adalah melayani dan membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah daerah,” katanya.

Pemkab Luwu berharap penerapan varietas unggul dan teknologi pertanian dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani. (**)

Baca juga:  Berikut Sejumlah Negara Terimbas Wabah Mpox, Indonesia Termasuk?