DaerahNewsPilihan Editor

Lapas Palopo Digeledah, Petugas Temukan Barang Terlarang, Nihil HP dan Narkoba

37
×

Lapas Palopo Digeledah, Petugas Temukan Barang Terlarang, Nihil HP dan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan Lapas Kelas IIA Palopo bersama TNI, Polri, BNNK Palopo dan Brimob usai menggelar razia kamar hunian serta tes urine WBP.

Kabarpublic.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo menggelar razia gabungan dan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP), Senin (21/9) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus memastikan kondisi kamar hunian tetap aman dan bebas dari barang-barang terlarang.

Razia dimulai sekitar pukul 19.30 WITA dengan melibatkan jajaran Lapas Palopo bersama TNI, Polri, BNNK Palopo, serta personel BKO Brimob.

Sebanyak 93 personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 53 personel Lapas Kelas IIA Palopo, 19 personel Polres Palopo, 5 personel BKO Brimob Peleton 1 Kompi 1 Batalyon D Pelopor Posko Mancani Kota Palopo, 5 personel Kodim 1403 Palopo, dan 11 personel BNNK Palopo.

Baca juga:  APBD Perubahan 2026 Luwu Naik, Belanja Daerah Capai Rp1,461 Triliun

Petugas melakukan pemeriksaan badan terhadap WBP secara satu per satu sebelum dilanjutkan dengan penggeledahan kamar hunian.

Sebanyak 10 kamar diperiksa, masing-masing Blok A Kamar 5 dan 7, Blok B Kamar 2 dan 4, Blok C Kamar 5 dan 8, Blok D Kamar 7 dan 4, serta Blok E Kamar 1 dan 3.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian.

Barang tersebut berupa 9 sendok besi, 6 alat cukur, 3 gelas kaca, 2 piring kaca, 2 botol besi, 1 kartu domino, 2 terminal listrik rakitan, tali celana, dan besi.

Baca juga:  Kuasa Hukum Pertanyakan Penetapan Tersangka Kasus CV DPINDO Market

Sementara itu, petugas tidak menemukan telepon seluler (handphone) maupun narkoba dalam razia tersebut.

Seluruh barang hasil temuan diamankan untuk diinventarisasi dan didata sebelum dilakukan pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain razia, Lapas Palopo bersama BNNK Palopo juga melakukan tes urine terhadap 35 WBP dari total 747 warga binaan.

Hasilnya, seluruh WBP yang menjalani pemeriksaan urine dinyatakan negatif.

Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, mengatakan razia rutin dengan melibatkan lintas instansi menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melakukan deteksi dini dan mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sinergi dengan TNI, Polri, BNNK, dan seluruh jajaran menjadi kekuatan bersama untuk memastikan Lapas Palopo tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Jose Quelo.

Baca juga:  Hendak Buang Sampah ke Sungai, Seorang IRT di Palopo Tewas usai Diterkam Buaya

Selain pemeriksaan kamar hunian, petugas juga mengecek sarana pengamanan Lapas, termasuk kondisi teralis, branggang, dan tembok keliling.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan fisik dalam kondisi baik dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Palopo dalam mencegah gangguan kamtib serta penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan. (**)