Manager Distribusi Paparkan Layanan Perumda TM Palopo Kepada Siswa SMA

Daerah108 Dilihat

PALOPO, KABARPUBLIC.COM – Perumda Tirta Mangkaluku (TM) Palopo menggelar sosialisasi layanan kepada siswa SMA/sederajat di Kota Palopo.

Kegiatan sosialisasi tersebut dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, dirangkaikan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Kafe Solata, Selasa (2/4/2024).

Manager Distribusi, Akbar Hadis mengungkapkan bahwa Perumda Tirta Mangkaluku Kota Palopo mempunyai 5 sumber air baku.

“Perumda TM Palopo mempunyai 5 sumber air baku yang bersumber dari yaitu Sungai Latuppa, Sungai Mangkaluku (di depan Asera), Sungai Bambalu di Jl Poros Palopo-Toraja, Sungai Magadang di Perumnas, dan Sungai Batupapan di Kelurahan Padang Lambe,” kata Akbar.

“Air baku inilah yang kemudian diolah dan di distribusikan atau dialirkan ke rumah pelanggan melalui sistem perpipaan,” sambungnya.

Akbar menjelaskan Perumda TM memliki intake atau penangkap air baku yang mengalir ke instalasi pengolahan air limbah.

“Untuk pengolahan air limbah kurang lebih ada 6 proses di dalamnya sampai di distribusi ke rumah pelanggan,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk membunuh bakterinya, pihaknya masih menggunakan kaporit.

“Setelah diolah melalui filter kami tampung di dalam reservoir lalu didistribusi ke rumah rumah pelanggan,” lanjut Akbar.

Akbar juga menyebut jika penyebab terjadinya air macet itu ada dua masalah, yakni banjir atau perbaikan pipa.

“Kenapa kalau banjir pdam macet airnya ? Jadi kalau banjir di Sungai Latuppa atau lainnya keadaan airnya berlumpur dan keruh,” jelasnya.

“Ini sampai 30 ribu NTU sedangkan menurut Balitbang PUPR pengolahan air baku hanya mampu sampai seribu NTU. Tapi Perumda TM mampu mengolah sampai 5 ribu NTU, kalau di atasnya itu sudah tidak mampu,” jelasnya menambahkan.

Manager Hubungan Langganan Andi Murni Manajer menyampaikan ketika ada keluhan pelanggan dapat langsung menghubungi call center Perumda TM.

“Ketika ada gangguan air terjadi bisa kita sampaikan aduanta ke call center pdam bagian pengaduan. Solusinya kami bisa hadirkan armada tangki,” ujarnya.

“Baiknya masing masing rumah ada penampungan air, jadi begitu airnya off kita ada stok air,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *