DaerahNewsPilihan Editor

Kurniah Patahudding Tekankan Evaluasi Kader dan Integrasi Layanan Posyandu di Luwu

74
×

Kurniah Patahudding Tekankan Evaluasi Kader dan Integrasi Layanan Posyandu di Luwu

Sebarkan artikel ini
Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding, membuka kegiatan Evaluasi Pokjanal Posyandu di Hotel Velue Palopo

Kabarpublic.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding, menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, evaluasi kinerja kader, serta integrasi pelayanan Posyandu dan Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kurniah saat membuka kegiatan Evaluasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu di Hotel Velue Palopo, Senin (12/10/2026).

Dalam arahannya, Kurniah meminta pemerintah desa dan kecamatan aktif memantau pelaksanaan kegiatan Posyandu, terutama pelayanan imunisasi.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dapat memberikan motivasi kepada warga sekaligus meningkatkan semangat kader dalam menjalankan tugas.

“Saya berharap setiap kegiatan Posyandu, terutama imunisasi, dapat dipantau oleh pemerintah desa atau kecamatan. Kehadiran kita di tengah masyarakat merupakan bentuk perhatian dan motivasi bagi masyarakat serta para kader,” ujarnya.

Baca juga:  Wabup Luwu Pimpin Penghormatan Terakhir untuk ASN Satpol PP yang Wafat

Kurniah juga menyoroti pentingnya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kegiatan Posyandu. Evaluasi tersebut mencakup identifikasi kendala sarana dan prasarana, kapasitas sumber daya manusia, hingga administrasi pencatatan.

Ia meminta setiap persoalan yang ditemukan di lapangan dibahas bersama untuk memperoleh solusi yang tepat dan dapat ditindaklanjuti.

Selain itu, kader Posyandu didorong mencatat berbagai kendala dan aspirasi masyarakat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, sosial, hingga sektor lainnya.

Catatan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk diteruskan kepada perangkat daerah terkait.

Menurut Kurniah, koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten harus berjalan efektif agar berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.

Ia juga mendorong penguatan integrasi layanan primer dengan menyelaraskan pelayanan Posyandu, Pustu, dan Puskesmas.

Posyandu diharapkan memberikan pelayanan rutin berbasis siklus hidup serta melaksanakan kunjungan rumah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.

Baca juga:  HKG PKK ke-54 di Makassar, Kurnia Patahudding Apresiasi Dedikasi Kader PKK Luwu

“Dengan koordinasi yang baik, persoalan seperti penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, serta pemantauan kesehatan ibu dan anak dapat ditangani lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary Basir, menjelaskan bahwa Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan yang dekat dengan masyarakat.

Melalui transformasi layanan primer, Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga diarahkan mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui keterlibatan lintas sektor.

Berdasarkan hasil evaluasi Dinas Kesehatan, penerapan enam SPM tersebut belum berjalan secara menyeluruh di seluruh Posyandu di Kabupaten Luwu.

Karena itu, diperlukan penguatan koordinasi serta peningkatan kapasitas petugas dan kader agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

Baca juga:  Menteri Sosial Bahas Tantangan dan Inovasi Kesejahteraan Sosial

Rosnawary juga menekankan pentingnya kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan promosi kesehatan.

Upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi layanan primer yang mengedepankan pelayanan promotif dan preventif secara terintegrasi, berkesinambungan, serta berorientasi pada siklus hidup manusia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Nila Sari Dhevy Bijak, bersama jajaran terkait.

Melalui evaluasi Pokjanal Posyandu ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap koordinasi lintas sektor semakin kuat dan penerapan Posyandu Era Baru dapat berjalan lebih merata.

Penguatan koordinasi dan integrasi pelayanan tersebut diharapkan turut meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat, mempercepat penurunan stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, serta mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak. (**)