DaerahNewsPilihan Editor

Hilang Selama 10 Hari, Warga Seko Luwu Utara Akhirnya Ditemukan

339
×

Hilang Selama 10 Hari, Warga Seko Luwu Utara Akhirnya Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Proses Pencarian yang dilakukan tim sar gabungan. (Ist)

Kabarpublic.com – Salmon, seorang warga Desa Marante, Kecamatan Seko, Luwu Utara, yang hilang sejak Kamis (2/1/2025), berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari Minggu (12/1/2025).

Ia ditemukan dalam kondisi lemas di hutan oleh petugas SAR.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi penemuan ini melalui telepon seluler satelit.

“Info yang kami terima dari Pak Rasman, Salmon sudah ditemukan siang tadi dalam keadaan selamat. Proses evakuasi menuju kampung sedang berlangsung,” ujar Andi Sultan.

Baca juga:  Satu Korban Air Bah Sungai Kalimborang Ditemukan Meninggal, Satu Masih Dalam Pencarian

Proses evakuasi korban menuju perkampungan dilaporkan cukup dramatis.

Tim SAR gabungan terpaksa menggendong Salmon karena jarak yang jauh, sekitar 9 kilometer, dengan medan terjal di pegunungan Seko, Luwu Utara.

“Korban sementara dievakuasi turun ke kampung. Tim harus menggendong korban karena kondisinya lemas,” jelas Andi Sultan.

Namun, hingga saat ini, tim SAR gabungan belum dapat memberikan kronologi pasti mengenai bagaimana Salmon ditemukan.

Hal ini disebabkan oleh kondisi lokasi yang tidak terjangkau jaringan internet.

Baca juga:  Dua Wilayah di Tana Toraja Diterjang Longsor, 18 Orang Meninggal

“Kami masih kesulitan mendapatkan data akurat karena sinyal yang buruk dan hujan. Komunikasi hanya dilakukan lewat SMS menggunakan ponsel satelit,” tambahnya.

Andi Sultan juga memperkirakan waktu yang dibutuhkan tim SAR gabungan untuk tiba di perkampungan.

“Estimasi waktu perjalanan menuju perkampungan adalah 12 jam, sehingga kemungkinan tim SAR tiba pada pukul 24.00 Wita atau paling lambat Senin dini hari jika mereka melanjutkan perjalanan malam ini,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muh. Arif Anwar mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan tersebut pada Kamis, 9 Januari 2025.

Baca juga:  Lansia Korban Arus Sungai di Kajuara, Ditemukan Meninggal Dunia

“Kami menerima laporan kejadian ini dan langsung mengirimkan tim rescue dari Pos Unit Siaga SAR Masamba,” ujar Muh. Arif Anwar.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, organisasi potensi SAR, dan masyarakat setempat. (**)