BNPB Apresiasi PT Masmindo Buka Akses Jalan Ranteballa – Kadundung

Daerah, News64 Dilihat

LUWU, KABARPUBLIC.COM – Sejumlah ruas jalan yang tertutup akibat longsor dan banjir bandang kini bisa di lalui.

Terbukanya akses jalan itu setelah dikerahkannya 9 Unit alat berat dari PT Masmindo Dwi Area (MDA).

Kini Jalan dari Desa Rante Ballake, Desa Kadundung sebagai jalur utama distribusi bantuan kembali bisa ditempuh oleh kendaraan roda empat.

Atas upaya yang dilakukan Masmindo ini mendapat apresiasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto berharap agar MDA bisa terus mengoptimalkan unit-unit alat beratnya untuk membuka akses-akses jalan yang tertutup sehingga bisa digunakan untuk penyaluran bantuan.

“Semua pihak harus bahu-membahu dalam upaya penanggulangan bencana Luwu ini, dan kita mengapresia siapa yang telah dilakukan oleh PT MDA,” katanya, dalam rapat evaluasi penanggulangan bencana di Posko Induk Tribun Lapangan Andi Djemma, Kamis (9/5).

Selain itu MDA juga telah berhasil membuka akses jalan kearah Desa Tabang dan Desa Bone posi menuju Desa Ulusalu.

“Jalur yang menghubungkan tiga desa ini baru bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua,” ujarnya.

MDA juga terus berupaya agar akses-akses jalan itu segera dilalui kendaraan roda empat sehingga memudahkan distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat antar Desa di Latimojong.

Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA Mustafa Ibrahim mengatakan, pembukaan akses jalan ini merupakan salah satu upaya Perusahaan untuk membantu kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di desa-desa yang terdampak bencana.

“MDA juga telahmengalokasikan 5 kendaraan ringa nuntuk mendukung penyaluran logistik serta transportasi tenaga medis dari Posko Induk Belopa ke Posko Kadundung dan desa lainnya,” ungkapnya.

“Beberapa kendaraan ringan juga digunakan di lokasi Camp MDA untuk mendukung pendistribusian logistik di sekitar lokasi Perusahaan,” sambungnya.

Selain membantu membuka jalur-jalur darat, MDA juga menyediakan fasilitas pendaratan helikopter (helipad) di lokasi camp MDA untuk mempermudah penyaluran bantuan dan logistik.

MDA akan terus berkomunikasi dan melakukan koordinasi dengan semua pihak di bawah arahan Pemerintah Kabupaten Luwu.

“Kami yakin kerjasama yang baik antar semua pihak adalah faktor utama untuk keberhasilan penanggulangan dampak bencana,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *