Belasan Rumah Hanyut Terseret Banjir Bandang di Luwu

Daerah, Headline, News68 Dilihat

LUWU, KABARPUBLIC.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu menyebut jika ada belasan rumah yang terseret banjir bandang di dua Kecamatan.

“Kalau rumah yang terseret arus banjir bandang itu ada 15. Sebanyak 12 di Kecamatan Suli dan 3 rumah di Kecamatan Bajo Barat,” sebut Sekretaris BPBD Luwu Aminuddin, Sabtu 4 Mei 2024, kepada awak media.

Dia juga mengatakan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu menelan 14 orang korban jiwa.

“Bencana ini juga merendam 1.145 rumah warga, 15 diantaranya habis disapu banjir bandang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah rumah yang terdampak banjir bandang dan longsor kemungkinan akan bertambah.

Kata dia, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan termasuk di wilayah terisolir Kecamatan Latimojong.

“Pasti bertambah karena ini masih sementara pendataan. Beberapa wilayah yang terisolir masih belum masuk datanya,” ucapnya.

Dikatakannya, jika banjir yang luwu itu terdapak di 13 Kecamatan, sehingga membuat 1.200 warga harus mengungsi.

“Untuk data sementara itu ada 13 kecamatan yang terdampak dan 1.200 warga yang mengungsi,” sebut Aminuddin.

Diberitakan sebelumnya, korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu hingga Sabtu, 04 Mei 2024 berjumlah 14 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebut jika saat ini ada 14 warga yang meninggal.

“Total 14 warga meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Abdul Muhari.

Ada pun di 13 Kecamatan yang terdampak banjir diantaranya Kecamatan Suli, Kecamatan Latimojong, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Ponrang Selatan.

Kemudian Kecamatan Ponrang, Kecamatan Bupon, Kecamatan Larompong, Kecamatan Larompong Selatan, Kecamatan Bajo, Kecamatan Bajo Barat, Kecamatan Kamanre, Kecamatan Belopa dan Kecamatan Belopa Utara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *