DaerahNewsPilihan Editor

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker untuk Warga Terdampak Karhutla

207
×

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker untuk Warga Terdampak Karhutla

Sebarkan artikel ini
Pupuk Kaltim menyalurkan 76.400 masker melalui Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendukung perlindungan masyarakat terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kabarpublic.com – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan 76.400 masker untuk masyarakat terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk masyarakat di Sumatra, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam menangani dampak Karhutla, khususnya penurunan kualitas udara akibat asap dan partikulat.

“Karhutla tidak hanya berbicara kebakaran dan pemadaman, tapi juga dampak bagi masyarakat seperti penurunan kualitas udara. Untuk itu, dukungan perlindungan kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat terdampak,” ujar Anggono, Jumat (11/9/2026).

Baca juga:  Gerakan Transisi PAUD ke SD Diluncurkan di Luwu, Bunda PAUD Tegaskan Pentingnya Lingkungan Ramah Anak

Anggono menjelaskan, dari total 76.400 masker yang disalurkan, sebanyak 25.000 masker diserahkan melalui Kantor Wilayah III Kementerian Lingkungan Hidup di Pontianak, Kalimantan Barat.

Selanjutnya, 21.400 masker diserahkan melalui Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Wilayah II di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Sementara 30.000 masker lainnya diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta untuk kemudian didistribusikan ke wilayah Sumatra yang terdampak Karhutla.

“Kami harap bantuan masker ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” kata Anggono.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan aksi nyata di lapangan.

Menurutnya, Pupuk Kaltim berupaya mengambil peran sesuai kapasitas dan sumber daya perusahaan, baik dalam kondisi kedaruratan maupun pencegahan.

Baca juga:  SAR Gabungan Temukan Enam Korban di Lokasi Puncak Bulusaraung

“Ketika semua bergerak bersama, respons terhadap persoalan lingkungan akan lebih cepat dan efektif. Atas dasar itulah Pupuk Kaltim terus mengambil bagian dalam penanganan Karhutla,” tegas Rafli.

Sebelumnya, Pupuk Kaltim juga memberikan dukungan penanganan Karhutla di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Dukungan tersebut antara lain dengan membuka akses pengisian air bagi armada pemadam kebakaran selama 24 jam.

Dua lokasi pengisian air disiapkan untuk mendukung kebutuhan armada pemadam yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Selain itu, Pupuk Kaltim menyalurkan 1.400 masker bagi masyarakat terdampak serta bantuan makanan tambahan bagi petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Baca juga:  Bupati Luwu Terima Kunjungan KLH, Bahas Penghijauan dan Pengelolaan Sampah

Rafli mengatakan dukungan tersebut tidak hanya diarahkan pada kebutuhan pemadaman, tetapi juga perlindungan masyarakat dan petugas yang berada di garis depan penanganan.

“Dukungan ini pun kami perluas melalui bantuan kali ini, sehingga penanganan Karhutla bisa berjalan beriringan dengan antisipasi dampak kesehatan di masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Pupuk Kaltim menyatakan akan terus meningkatkan dukungan sesuai kebutuhan, baik melalui respons kondisi darurat maupun program pencegahan dan kesiapsiagaan secara berkelanjutan.

“Paling utama tentu bagaimana kita mencegah terjadinya kebakaran. Namun saat kondisi itu terjadi dan butuh penanganan, Pupuk Kaltim siap memberikan dukungan optimal sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya. (*)