TP-PKK Luwu Timur Canangkan Gerakan Tanam Cabe Serentak

Daerah, Headline, News74 Dilihat

KABARPUBLIC.COM – Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DISPKP) melakukan gerakan Tanam Cabe Serentak Tingkat Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke 52 Tahun 2024 sekaligus penyerahan bibit cabe dan jagung demi menjaga ketersediaan dan pengendalian inflasi yang di laksanakan di Desa Maliwowo, Jumat (08/03/2024).

Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman yang hadir di dampingi Sekretaris DISPKP, Saenab, dalam sambutanya menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.

“Pada tahun ini merupakan awal penting bagi Luwu Timur karena telah berdiri sendiri dalam hal penghitungan inflasi,” katanya.

Berdasarkan analisis ketahanan pangan, kebutuhan rata-rata cabai di Luwu Timur adalah 1,57 kg/jiwa/tahun sehingga kalau di konversikan dengan jumlah jiwa di Luwu Timur tanpa melihat umur.

“Maka di dapatkan angka sebanyak 479,67 ton/pertahun kebutuhan. hal ini tidak sebanding dengan jumlah ketersediaan yang ada di Luwu Timur yang hanya berkisar rata-rata 150 ton/tahun, maka masih dibutuhkan peningkatan produksi sekitar 3 ratusan ton/tahun,” jelas Hj. Sufriaty.

“Tujuan dari gerakan ini tidak hanya bentuk kepedulian TP PKK dan pemerintah daerah saja, tetapi menjadi kolaborasi kita bersama dalam menekan Kenaikan Inflasi Luwu Timur yang di dominasi oleh komoditi pangan utamanya beras, gula, minyak, bawang terutama tanaman cabai,” ujarnya menambahkan.

Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur ini juga mengimbau agar para pengurus TP PKK Kecamatan dan desa untuk rajin mensosialisasikan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan.

“Saya mengimbau kepada para pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa terkhusus untuk Pokja III untuk gencar mensosialisasikan program pemanfaatan lahan pekarangan rumah kepada masyarakat. Jika masyarakat terapkan, tidak hanya mampu menekan inflasi di Luwu Timur, tetapi program ini dapat menjadi tambahan mata pencaharian masyarakat kita,” pungkasnya. (*/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *