DaerahNewsPilihan Editor

PETI di Sungai Suso Jadi Sorotan, Pemkab Luwu Siapkan Langkah Tegas

2
×

PETI di Sungai Suso Jadi Sorotan, Pemkab Luwu Siapkan Langkah Tegas

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu H. Patahudding memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat membahas aktivitas PETI di bantaran dan aliran Sungai Suso, Kecamatan Bajo Barat.

Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Kecamatan Bajo Barat menyepakati langkah tegas untuk mencegah dan menindak aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di bantaran dan aliran Sungai Suso.

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Luwu, H. Patahudding, di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Sabtu (22/8/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga ketertiban, kepastian hukum, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Bajo Barat.

Dalam pertemuan itu, pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat membahas aktivitas pertambangan tanpa izin yang berada di kawasan bantaran dan aliran Sungai Suso.

Baca juga:  Pria di Luwu Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian di Pegunungan Parembonan

Hasil pembahasan kemudian dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk komitmen bersama.

Terdapat tiga poin utama yang disepakati dalam rapat tersebut.

Pertama, seluruh pihak menolak dengan tegas segala bentuk aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di bantaran dan aliran Sungai Suso, Kecamatan Bajo Barat.

Kedua, pemerintah bersama pihak terkait akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kegiatan pertambangan yang sesuai dengan ketentuan hukum serta perizinan yang berlaku.

Ketiga, penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Bajo Barat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga:  Jelang Ramadhan, Pemkot Palopo Monitoring Harga Bahan Pokok

Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa penanganan PETI tidak hanya mengedepankan aspek penindakan, tetapi juga pencegahan melalui sosialisasi dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kegiatan pertambangan yang legal dan sesuai aturan.

Bupati Luwu menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menjaga wilayah Kecamatan Bajo Barat.

Menurutnya, aktivitas ekonomi masyarakat harus tetap berjalan dengan tetap memperhatikan aspek hukum, ketertiban, serta kelestarian lingkungan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Wakil Ketua DPRD Luwu Andi Mammang, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Muhandas Elimen, Dandim 1403 Palopo Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, Sekda Luwu Muhammad Rudi, serta Kapolres Luwu AKBP Andreas Nur Cahyo Wibowo.

Baca juga:  Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Palopo Sosialisasi Segmen Disabilitas

Hadir pula Camat Bajo Barat, para kepala desa dan kepala dusun se-Kecamatan Bajo Barat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta aktivis lingkungan Kecamatan Bajo Barat. (**)