DaerahNewsPilihan Editor

Kurniah Patahudding Tegaskan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor Hapus Ego Sektoral

148
×

Kurniah Patahudding Tegaskan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor Hapus Ego Sektoral

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding

Kabarpublic.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, mendorong penguatan sinergi lintas program dan lintas sektor dalam implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. .

Hal tersebut ditegaskan Kurniah saat membuka Pertemuan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas di Hotel Value Palopo, Kamis (29/10/2026).

Dalam sambutannya, Kurniah menekankan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas, lingkungan sekolah, hingga jajaran TP-PKK.

“Segala sesuatu yang akan kita lakukan harus melalui kerja sama yang baik antara pemerintah setempat dengan masyarakat. Kita perlu menghilangkan ego sektoral dan berjalan beriringan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tegas Kurniah.

Baca juga:  DPRD Palopo Konsultasikan Dasar Hukum Pengawasan dan Perda ke Kemendagri

Lebih lanjut, ia meminta dukungan penuh dari para camat dan kepala desa untuk memperkuat keberlanjutan Posyandu, baik dari sisi dukungan kelembagaan, penganggaran, hingga pembinaan kader kesehatan di lapangan.

Menurutnya, Posyandu memegang peran yang sangat strategis dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat.

Oleh karena itu, jangkauan pelayanan Posyandu perlu diperkuat agar mampu melayani seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia lanjut.

Kurniah juga menyoroti pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi seimbang, penataan sanitasi lingkungan, serta pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini di lingkungan sekolah.

Baca juga:  Kasus Pengeroyokan di Bajo Belum Terungkap, Keluarga Minta Polisi Bertindak

“PKK Kabupaten Luwu siap berkomitmen dan bergandengan tangan bersama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat desa. Kita berharap sinergi ini melahirkan langkah nyata yang memberikan manfaat bagi ibu, anak, keluarga, dan masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary Basir, menjelaskan bahwa Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan pilar penting transformasi sistem kesehatan nasional yang berfokus pada penguatan pelayanan kesehatan dasar.

dr. Rosnawary mengungkapkan bahwa selama ini pola pelayanan kesehatan masih cenderung berorientasi pada pengobatan (kuratif) saat masyarakat sudah jatuh sakit.

Baca juga:  Puluhan Warga Meriahkan Jalan Sehat Anti Mager Peringatan HJL ke-66 di Belopa

Melalui pilar ILP, pendekatan pelayanan kini digeser menjadi lebih terpadu, berkesinambungan, serta berbasis siklus hidup.

Pendekatan terintegrasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan upaya pencegahan dan deteksi dini berbagai masalah kesehatan masyarakat, mulai dari penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes, percepatan penurunan angka stunting, kesehatan ibu dan anak (KIA), hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan.

Ia berharap melalui forum ini, pengetahuan serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dapat terjalin makin kuat, sehingga pelaksanaan program kesehatan di tingkat daerah berjalan selaras dengan kebijakan nasional. (**)