DaerahNewsPilihan Editor

Satu Jenazah Kembali Ditemukan, Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Nurul Salsa

×

Satu Jenazah Kembali Ditemukan, Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Nurul Salsa

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan timur Pulau Sanana Besar.

Kabarpublic.com – Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa pada hari ketujuh pelaksanaan operasi pencarian, Selasa (21/7/2026).

Penemuan tersebut membuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang semula dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh resmi diperpanjang selama tiga hari.

Jenazah ditemukan di perairan sebelah timur Pulau Sanana Besar setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar menerima laporan dari aparat Desa Pulau Matallang terkait penemuan mayat di laut.

Menindaklanjuti informasi tersebut, KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Baca juga:  85 Karyawan PT Toyota Hadji Kalla Palopo Lakukan Tes Urine

Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke KN SAR Kamajaya untuk dibawa ke Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Dua jenazah korban telah berada di KN SAR Kamajaya dan selanjutnya akan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) guna menjalani proses identifikasi.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), operasi pencarian dilaksanakan selama maksimal tujuh hari.

Namun, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan masih adanya korban yang belum ditemukan, ditambah penemuan dua jenazah pada hari ketujuh, sehingga operasi diputuskan untuk diperpanjang.

Baca juga:  Berenang Bersama Adik, Remaja 12 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai

“Sesuai SOP, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari. Namun setelah dilakukan evaluasi bersama dan mempertimbangkan masih adanya korban yang belum ditemukan serta ditemukannya dua jenazah pada hari ketujuh, kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari ke depan,” ujar Yudhi Bramantyo.

Selama masa perpanjangan, Tim SAR Gabungan akan tetap mengerahkan seluruh unsur laut, udara, dan potensi SAR yang terlibat.

Dalam operasi tersebut pihaknya menyesuaikan area pencarian berdasarkan analisis pergerakan arus, arah angin, serta hasil evaluasi Search and Rescue Maritime Prediction (SARMAP).

Baca juga:  Peringati HUT ke-80 RI, Pemkab Luwu Salurkan Bantuan Pertanian Rp4,1 Miliar

“Kami akan tetap mengerahkan alut dari KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, RB 202, KRI Marlin 877, KRI Hiu, Boeing 737-200 serta seluruh potensi SAR yang terlibat untuk pencarian ke depan,” tambahnya.

Basarnas memastikan seluruh proses evakuasi dan identifikasi korban dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang akan terus dilanjutkan hingga masa perpanjangan operasi berakhir.

Perpanjangan operasi ini diharapkan dapat memaksimalkan upaya pencarian sehingga seluruh korban tenggelamnya KM Nurul Salsa dapat segera ditemukan. (**)