Kabarpublic.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari keempat terhadap seorang nelayan bernama Muhammad Ali (20) yang diduga terjatuh dari kapal nelayan di perairan Taka Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Operasi SAR hari keempat dilaksanakan pada Selasa (3/2/2026) dengan melibatkan unsur SAR gabungan dan tetap mengedepankan faktor keselamatan seluruh personel di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan bahwa tim SAR terus melakukan upaya pencarian meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Memasuki hari keempat operasi SAR, kami terus melakukan upaya pencarian bersama unsur SAR gabungan dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca serta keselamatan tim di lapangan,” ujar Muhammad Arif Anwar.
Ia menjelaskan, strategi pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian menggunakan perahu karet menuju Pantai Biru.
Namun, tim tersebut terpaksa berlindung di wilayah Pulau Sembilan akibat cuaca buruk disertai hujan.
Sementara itu, SRU 2 yang terdiri dari unsur gabungan tetap bersiaga di posko induk untuk mengantisipasi kemungkinan adanya informasi atau laporan dari nelayan setempat terkait keberadaan korban.
“Beberapa tim sempat mengalami kendala akibat kondisi cuaca dan gangguan jaringan komunikasi. Namun demikian, operasi SAR tetap dilaksanakan secara maksimal dan akan dilanjutkan kembali setelah kondisi memungkinkan,” tambahnya.
Operasi SAR hari keempat terus dilanjutkan dengan melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud Sinjai, BPBD Sinjai, Tagana, Brimob, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya, sembari terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi perairan di lokasi pencarian. (**)







