DaerahNewsPilihan Editor

Masmindo Konsisten Dukung Kesehatan Anak, Stunting Latimojong Turun Signifikan

60
×

Masmindo Konsisten Dukung Kesehatan Anak, Stunting Latimojong Turun Signifikan

Sebarkan artikel ini
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)

Kabarpublic.com – PT Masmindo Dwi Area (MDA) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Jumat, 27 Desember 2025, di Desa To’barru, Kabupaten Luwu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Kegiatan Monev tersebut dihadiri oleh delapan kepala desa dan bidan desa dari wilayah sasaran Program PMT MDA, yakni Desa To’barru, Kadundung, Rante Balla, Boneposi, Tolajuk, Ulu Salu, Pajang, dan Tabang.

Selain itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu turut hadir sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat.

Program PMT menunjukkan hasil yang signifikan dalam upaya penanganan stunting.

Dia menyebut jika angka stunting di Kecamatan Latimojong berhasil ditekan dari 19 persen menjadi 5 persen per Desember 2025.

Baca juga:  HUT Belopa Ke-19, Pj Bupati: Saya Bangga Pernah Menjadi Catatan Sejarah Pemerintahan Luwu

Bahkan, sejumlah balita yang sebelumnya berada dalam kategori gizi buruk kini telah keluar dari kondisi tersebut, khususnya di Desa Ulu Salu dan Desa To’barru.

Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menyampaikan bahwa program kesehatan masyarakat yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.

“Program PMT ini kami jalankan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak. Bagi kami, keberlanjutan operasional perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar,” ujar Mustafa Ibrahim.

Ia menambahkan bahwa MDA akan terus mendorong pendekatan kolaboratif bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa agar program-program kesehatan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Baca juga:  Tim Penggerak PKK Luwu Gelar Aksi Sosial "Ramadhan Berbagi" di Suli dan Suli Barat

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas peran aktif MDA dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

Ia juga mendorong penguatan kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara perusahaan, pemerintah, dan desa. Kami berharap program kesehatan seperti ini dapat terus dilanjutkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Alimuddin.

Ia menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, penanganan kesehatan anak secara berkelanjutan, serta penguatan sinergi lintas sektor demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, para kepala desa yang hadir turut mengapresiasi dukungan dan kontribusi MDA dalam pelaksanaan Program PMT.

Baca juga:  Festival Anak 2025, Pemkab Luwu Teguhkan Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan status gizi anak serta penguatan layanan kesehatan di desa-desa sasaran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, MDA memberikan apresiasi kepada dua anak yang berhasil keluar dari kategori gizi kurang, serta kepada bidan desa yang aktif melakukan pemantauan dan pelaporan rutin kondisi kesehatan anak di wilayah masing-masing.

Selain Program PMT, MDA juga menjalankan program pengobatan gratis yang hingga kini telah menjangkau 12 desa di Kecamatan Latimojong, mulai dari Desa Rante Balla hingga Desa Pangi sebagai desa terluar.

Melalui pendekatan program yang kolaboratif dan berkelanjutan, MDA berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (**)