Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu dan Pemerintah Kaupaten Luwu Timur sukses menggelar laga eksebisi sepak bola persahabatan di Lapangan Andi Djemma, Belopa, pada Minggu (1/11/2026).
Pertandingan ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat kebersamaan, sinergi, dan hubungan kekeluargaan antarpemerintah daerah melalui jalur olahraga.
Laga yang berlangsung meriah dan disaksikan oleh masyarakat serta jajaran pejabat kedua daerah ini berjalan sangat kompetitif.
Jual beli serangan tersaji di sepanjang pertandingan hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 3-3.
Untuk menentukan pemenang, pertandingan dilanjutkan dengan drama adu penalti. Hasilnya, Pemkab Luwu Timur keluar sebagai pemenang setelah mengungguli tuan rumah dengan skor tipis 2-1.
Momentum Kekeluargaan dan Rencana Pembangunan Stadion Baru
Bupati Luwu, Patahudding, menyambut hangat kedatangan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, beserta rombongan di Bumi Andi Sose.
Ia menilai kegiatan ini sebagai wujud eratnya hubungan emosional dan kekeluargaan antar-kedua kabupaten.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bupati Luwu Timur beserta rombongan di kampung sendiri. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak menjadi yang terakhir, tetapi bisa terus berlanjut. Kalau memungkinkan, satu kali dalam sebulan berkunjung ke Belopa atau Walenrang-Lamasi (Walmas),” ujar Patahudding penuh antusias.
Pada kesempatan yang sama, Patahudding juga membagikan kabar gembira mengenai rencana pembangunan infrastruktur olahraga.
Ia menuturkan jika pemkab Luwu berencana membangun lapangan sepak bola berstandar modern menggunakan rumput sintetis di wilayah Walmas, tepatnya di Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, yang ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.
Dorong Agenda Rutin Se-Luwu Raya
Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengapresiasi sambutan hangat dari tuan rumah.
Ia berharap kegiatan olahraga bersama seperti ini dapat diadopsi menjadi agenda rutin bergilir yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di wilayah Luwu Raya.
Menurut Irwan, esensi dari pertandingan persahabatan ini jauh melampaui sekadar urusan menang atau kalah, melainkan sebagai ruang strategis untuk merajut komunikasi dan kolaborasi pembangunan daerah.
“Harapan kita, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara bergiliran. Mungkin bulan depan di daerah lain, seperti Luwu Utara atau Palopo. Kita ingin kegiatan ini menjadi tradisi untuk mempererat silaturahmi melalui olahraga,” ungkapnya.
Melalui suksesnya penyelenggaraan laga eksebisi ini, kedua pemerintah daerah optimis kolaborasi lintas wilayah di kawasan Luwu Raya akan semakin solid demi mendukung kemajuan bersama di masa mendatang. (**)







