DaerahNewsPilihan Editor

Pemkab Luwu Perkuat Pendidikan, Siswa Terima Seragam, Sepatu dan Tas Gratis

54
×

Pemkab Luwu Perkuat Pendidikan, Siswa Terima Seragam, Sepatu dan Tas Gratis

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu H. Patahudding bersama Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, meninjau pelaksanaan program seragam gratis plus.

Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat program prioritas di bidang pendidikan melalui penyerahan bantuan seragam gratis plus, peluncuran Hari Literasi, dan pencanangan Sekolah Sehat di SD Negeri 59 Noling, Kamis (15/10/2026).

Bupati Luwu, H. Patahudding, bersama Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, dan rombongan meninjau pelaksanaan program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi peserta didik.

Dalam kegiatan itu, Patahudding menyerahkan secara simbolis bantuan seragam gratis plus berupa baju seragam, sepatu, dan tas sekolah.

Program tersebut ditujukan untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Luwu.

Patahudding mengatakan, bantuan perlengkapan sekolah merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan.

Baca juga:  Kecelakaan Tunggal di Battang Barat, Innova Masuk Jurang Saat Jalan Berkabut

“Program ini menjadi salah satu prioritas kami karena tidak ingin ada anak-anak di Kabupaten Luwu yang tidak bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi, termasuk karena tidak mampu membeli seragam dan perlengkapan sekolah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar program-program pemerintah daerah disosialisasikan secara luas kepada masyarakat, khususnya orang tua siswa, sehingga tujuan dan manfaatnya dapat dipahami dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pihak sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar dan membentuk karakter anak.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Guru dan orang tua diharapkan bekerja sama menanamkan nilai sopan santun, etika, sikap menghormati orang yang lebih tua, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Baca juga:  KPU Sulsel Siap Hadapi Gugatan Pilkada di Mahkamah Konstitusi

“Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga bagaimana membentuk karakter anak sejak dini. Karena itu, peran guru dan orang tua harus berjalan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, menjelaskan bahwa pencanangan Sekolah Sehat mencakup sejumlah kegiatan, mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan pekarangan sekolah, pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), hingga pengelolaan kantin yang sehat dan bersih.

Pelaksanaan program tersebut juga melibatkan Dinas Kesehatan, termasuk dalam mendukung pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala bagi peserta didik.

Selain pencanangan Sekolah Sehat, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Hari Literasi SDN 59 Noling.

Program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan minat belajar siswa sejak dini.

Dalam kunjungan itu, Patahudding bersama rombongan turut meninjau kebun sayur sekolah sebagai bagian dari pemanfaatan pekarangan untuk mendukung lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif.

Baca juga:  102 Jemaah Haji Palopo Berangkat ke Tanah Suci, Termuda 23 Tahun

Rombongan juga membagikan masker kepada para siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik.

Patahudding berharap seluruh program prioritas pendidikan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dengan dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan kawasan sekitarnya agar tercipta suasana belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi para siswa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy; Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu, Imran; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary; Camat Bua Ponrang, Bunawar Paemo; serta unsur pemerintah kecamatan dan desa, tenaga pendidik, dan pihak terkait lainnya. (**)