Kabarpublic.com – Bupati Luwu, H. Patahudding, resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) I Pengurus Daerah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Luwu yang digelar di Hotel Belia, Belopa, Minggu (26/7/2026).
Mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas, Berkarya untuk Prestasi, Membangun PORDI Luwu yang Lebih Maju”, Musda menjadi tonggak penting dalam pembentukan kepengurusan definitif PORDI Kabupaten Luwu sekaligus merumuskan arah organisasi untuk masa mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PORDI Kabupaten Luwu, Fadriaty AS, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda merupakan tindak lanjut setelah dirinya menerima amanah sebagai Plt. Ketua PORDI.
Menurutnya, agenda tersebut sempat tertunda karena padatnya berbagai kegiatan, termasuk rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Luwu.
Selama menjabat sebagai Plt., pihaknya juga melakukan konsolidasi organisasi bersama pengurus dan komunitas domino di berbagai wilayah.
Langkah tersebut dilakukan untuk membentuk kepengurusan PORDI di tingkat kecamatan sebagai salah satu syarat terbentuknya kepengurusan definitif di tingkat kabupaten.
Sementara itu, Wakil Ketua Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) PORDI Provinsi Sulawesi Selatan, Arfandi Idris, mengapresiasi kerja panitia dan seluruh pengurus yang telah menyukseskan pelaksanaan Musda I PORDI Kabupaten Luwu.
Menurut Arfandi, olahraga domino bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menghilangkan sekat sosial di tengah masyarakat.
“Ketika bermain domino, semua memiliki kedudukan yang sama. Inilah olahraga masyarakat yang mampu memperkuat kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.
Patahudding menjadi calon tunggal dan secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PORDI Kabupaten Luwu untuk periode kepengurusan mendatang.
Usai terpilih, Patahudding menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, dan peserta Musda yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Semoga Musda ini menjadi langkah awal yang baik dalam membangun organisasi PORDI yang semakin kuat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Luwu,” kata Patahudding.
Ia berharap PORDI Kabupaten Luwu dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus mengembangkan olahraga domino sebagai cabang olahraga yang sehat, tertib, menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, serta bebas dari praktik-praktik yang merugikan.
Menurutnya, dengan kepengurusan yang definitif, PORDI Kabupaten Luwu diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet domino berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat eksistensi organisasi sebagai wadah pembinaan olahraga berbasis masyarakat. (**)







