NewsPilihan Editor

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperkuat, Dua Kapal dan 43 Personel Tambahan Dikerahkan

×

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperkuat, Dua Kapal dan 43 Personel Tambahan Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
KN SAR Pacitan dari Basarnas Kendari dan KN SAR Puntadewa dari Basarnas Maumere dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa.

Kabarpublic.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar terus memperkuat operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Memasuki hari keempat operasi SAR, Basarnas Makassar mendapat tambahan armada dan personel dari Kantor Basarnas Kendari serta Kantor Basarnas Maumere untuk mempercepat pencarian terhadap 25 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Dukungan tersebut berupa KN SAR Pacitan dari Basarnas Kendari yang membawa 28 personel (Person On Board/POB), serta KN SAR Puntadewa dari Basarnas Maumere dengan 15 personel.

Kedua kapal SAR itu akan memperkuat unsur laut dalam penyisiran area pencarian yang terus diperluas.

Baca juga:  Kembali Ditemukan 1 ABK Yuiee Jaya II di Perairan Taman Nasional, Total Meninggal 5 Orang

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penambahan armada dari dua kantor Basarnas merupakan bentuk sinergi nasional dalam mendukung operasi kemanusiaan tersebut.

“Operasi pencarian KM Nurul Salsa mendapatkan tambahan kekuatan dari Kantor Basarnas Kendari dan Kantor Basarnas Maumere,” katanya.

Basarnas Kendari mengerahkan KN SAR Pacitan dengan 28 personel, sedangkan Basarnas Maumere mengirimkan KN SAR Puntadewa dengan 15 personel. Dukungan ini akan semakin memperkuat kemampuan kami dalam melakukan penyisiran di wilayah pencarian yang cukup luas,” ujar Sultan.

Menurutnya, kehadiran tambahan kapal dan personel akan memperluas cakupan penyisiran sehingga lebih banyak sektor dapat dijangkau secara bersamaan.

Baca juga:  Mitigasi Bencana Banjir, IKB KJP Bentuk Desa Siaga Bencana di Luwu

Strategi pencarian juga terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca, arah angin, serta pola pergerakan arus laut di wilayah perairan Selayar.

“Kami terus melakukan evaluasi setiap hari terhadap pola pencarian berdasarkan data pergerakan arus dan kondisi meteorologi,” ungkapnya.

“Dengan hadirnya tambahan dua kapal SAR beserta personelnya, kami dapat mengoptimalkan pembagian sektor pencarian sehingga setiap area prioritas dapat dijangkau secara maksimal. Rencananya besok pagi tim juga akan menyisir pulau-pulau kosong yang tidak berpenghuni di sekitar wilayah Pulau Sabalana,” jelasnya menambahkan.

Baca juga:  Kemensos RI Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Palopo

Selain memperkuat armada pencarian, Basarnas Makassar juga mengoperasikan tiga posko informasi untuk memudahkan koordinasi dan penyampaian perkembangan kepada keluarga korban. Ketiga posko tersebut berada di Makassar, Selayar, dan Jampea.

Hingga Sabtu (18/7/2026), berdasarkan data sementara, dari total 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 52 orang berhasil ditemukan selamat, 1 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 25 orang lainnya masih dalam pencarian.

Basarnas memastikan operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan melibatkan seluruh potensi SAR, unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat nelayan, guna memaksimalkan peluang menemukan seluruh korban yang masih hilang. (**)