DaerahNewsPilihan Editor

Tragis! Pemuda 21 Tahun yang Jatuh dari Jolloro Ditemukan Meninggal

51
×

Tragis! Pemuda 21 Tahun yang Jatuh dari Jolloro Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Akmal Saputra (21), korban yang dilaporkan terjatuh dari kapal jolloro di Perairan Pasi Mabborong, Kabupaten Sinjai.

Kabarpublic.com – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Akmal Saputra (21), korban yang dilaporkan terjatuh dari kapal jenis jolloro di Perairan Pasi Mabborong, Kabupaten Sinjai, membuahkan hasil pada hari keempat pencarian.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) sekitar pukul 13.30 WITA, Jumat (21/8/2026).

Kronologi kejadian bermula pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.

Saat itu, korban bersama rombongan dalam perjalanan pulang dari Perairan Pasi Mabborong menuju Pelabuhan Larea-Rea.

Setelah memilah ikan hasil tangkapan, korban berjalan ke bagian belakang kapal untuk mencuci tangan.

Namun, saat kapal tiba di pelabuhan, Akmal sudah tidak berada di atas kapal.

Baca juga:  Rumah Kelinci, Destinasi Wisata Favorit Keluarga di Kutai Timur

Korban kemudian diduga kuat terjatuh ke laut saat perjalanan menuju pelabuhan.

Setelah dilakukan pencarian selama empat hari, jasad korban akhirnya ditemukan oleh anak buah kapal (ABK) kapal penumpang yang sedang berlayar dari Cappa Ujung menuju Kanalo 2.

Korban terlihat mengapung di sekitar Perairan Kanalo 2. ABK kapal tersebut kemudian segera melaporkan penemuan itu kepada Posko SAR Gabungan.

Menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sinjai untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga:  Alami Trouble di Gunung Lompobattang, Satu Pendaki Dievakuasi 

Komandan Pos SAR Bone, Masrur, membenarkan penemuan jasad korban.

“Korban ditemukan sekitar pukul 13.30 WITA oleh ABK kapal penumpang. Setelah menemukan korban, mereka langsung menginformasikan penemuan tersebut kepada Tim SAR Gabungan,” kata Masrur.

Menurutnya, setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.

“Mendapatkan informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Sinjai,” ujarnya.

Baca juga:  Pendaki Tewas Saat Ambil Foto di Puncak Gunung Monrolo

Masrur menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

“Kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengapresiasi setinggi-tingginya sinergi dan kerja keras seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat setempat yang telah berjuang di lapangan hingga korban berhasil ditemukan,” tutur Masrur.

Operasi SAR tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bone Basarnas Makassar, SAR Brimob, Polairud Kabupaten Sinjai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Sinjai, serta masyarakat dan nelayan setempat. (**)