Kabarpublic.com – PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Luwu atas ketaatan dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
Ini menjadi kali kedua secara berturut-turut perusahaan meraih apresiasi serupa, setelah sebelumnya juga memperoleh penghargaan pada 2025.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan melalui penerimaan pajak yang berkelanjutan.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, dalam kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Luwu.
Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan penghargaan kepada sejumlah wajib pajak yang dinilai konsisten menjalankan kewajibannya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kesadaran serta kepatuhan pajak di tingkat daerah.
Bupati Luwu, Patahudding menegaskan pentingnya peran pajak daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan para wajib pajak menjadi faktor kunci dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.
“Kita harus bergotong royong membangun daerah ini. Pajak yang kita kelola hari ini adalah untuk kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap kewajiban pajak merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada daerah.
“Meskipun saat ini kami belum memasuki tahap produksi, kami meyakini kehadiran perusahaan harus mulai memberi manfaat sejak tahap pembangunan. Pajak merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendorong kemajuan daerah. Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Luwu,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari pengembangan Awak Mas Project di Kecamatan Latimojong, MDA berkomitmen untuk terus tumbuh bersama Kabupaten Luwu melalui investasi yang bertanggung jawab, pemberdayaan masyarakat, kepatuhan terhadap regulasi, serta kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. (**)







