NewsPilihan Editor

Seorang Ibu Tersesat di Hutan Palopo, Tim SAR Lakukan Pencarian

×

Seorang Ibu Tersesat di Hutan Palopo, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini
Operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tersesat di kawasan hutan,

Kabarpublic.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar mengerahkan personel Pos SAR Palopo untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tersesat di kawasan hutan, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

Korban diketahui bernama Indo Rampa (51). Peristiwa tersebut bermula pada Jumat, 24 April 2026 siang, saat korban berangkat seorang diri menuju kebunnya. Namun hingga waktu biasanya ia kembali, korban tak kunjung pulang.

Berdasarkan keterangan warga yang sempat berpapasan, Indo Rampa terakhir terlihat berjalan mengarah ke kawasan hutan.

Baca juga:  Perbaikan IPAM 4 Mungkajang Belum Rampung Diperbaiki, Distribusi Air Bersih Alami Gangguan

Masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian awal, namun hingga kini korban belum ditemukan.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan kepada Basarnas Makassar untuk melakukan pencarian lanjutan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muh. Arif Anwar, mengatakan pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, kami segera menyiapkan dan mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap korban yang diduga tersesat di kawasan hutan,” ujarnya.

Baca juga:  MDA & Pemkab Luwu Mulai Revitalisasi DAS Suso, Siap Jadi Model Kolaborasi Lingkungan

Tim SAR melakukan pencarian dengan menyisir area yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban, sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat setempat dan unsur potensi SAR di lokasi.

“Dalam pelaksanaan operasi, kami mengedepankan sinergi dengan seluruh unsur yang terlibat serta tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu,” tambah Arif Anwar.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Kota Palopo, Damkar, Babinsa, serta masyarakat setempat dan potensi SAR lainnya.

Baca juga:  Kepala BKPSDM Luwu Ditetapkan sebagai Tersangka, Diduga Terlibat Politik Praktis

Peralatan yang digunakan disesuaikan dengan kondisi medan hutan guna mendukung proses pencarian agar berjalan optimal. (**)