Kabarpublic.com — Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo melaksanakan razia dan penggeledahan insidentil di sejumlah blok hunian warga binaan pada Senin malam (16/03/2026) mulai pukul 20.30 WITA hingga selesai.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-06.OT.02.02 tanggal 18 Februari 2026 tentang peningkatan kewaspadaan selama pelaksanaan kegiatan Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) Sidik Widyanto dan didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Hartono bersama jajaran petugas pengamanan Lapas Kelas IIA Palopo.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan badan terhadap warga binaan secara satu per satu, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan barang-barang yang berada di dalam kamar hunian.
Razia menyasar sejumlah blok hunian, yakni Blok A3, A5, E2, E6, dan E8.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang termasuk kategori barang larangan berada di dalam lapas.
Barang-barang tersebut antara lain tiga buah kipas angin, dua buah pisau rakitan, empat botol parfum, satu sendok besi, satu paku, satu cermin, satu alat cukur, satu botol besi, serta beberapa potongan besi dan kayu.
Sementara itu, untuk barang terlarang dengan tingkat risiko tinggi seperti telepon genggam (handphone) dan narkoba dipastikan tidak ditemukan dalam kegiatan razia tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, terutama menjelang Idul Fitri yang biasanya diikuti dengan peningkatan aktivitas di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini yang rutin kami lakukan untuk memastikan situasi lapas tetap aman dan kondusif. Terlebih menjelang Idul Fitri, kami meningkatkan kewaspadaan agar tidak ada barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Jose Quelo.
Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran petugas Lapas Palopo terus berkomitmen memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
Seluruh barang hasil razia selanjutnya akan diinventarisasi dan diamankan oleh petugas untuk kemudian dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa kondisi teralis, branggang, serta tembok keliling lapas dalam keadaan baik.
Kegiatan razia berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Palopo dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. (**)







