DaerahHeadlineNewsPilihan Editor

Proyek Irigasi Rp17,89 Miliar Dimulai, Perkuat Ketahanan Pangan di Luwu

×

Proyek Irigasi Rp17,89 Miliar Dimulai, Perkuat Ketahanan Pangan di Luwu

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Luwu H. Patahudding melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Lengkong Pini.

Kabarpublic.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Lengkong Pini Paket 4 melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) di Desa Sampeang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu H. Patahudding, Wali Kota Palopo Naili Trisal, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, serta masyarakat setempat.

Proyek rehabilitasi irigasi ini memiliki panjang penanganan 11.881 meter dengan anggaran sebesar Rp17,89 miliar.

Baca juga:  Bupati Luwu Tekankan Nilai Sejarah dan Budaya pada Malam Puncak HJL ke-758 dan HPRL ke-80

Pekerjaan mencakup rehabilitasi dua bendung dan sebelas bangunan irigasi untuk meningkatkan pelayanan jaringan irigasi bagi lahan pertanian di Kabupaten Luwu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, Astina Abbas, mengatakan rehabilitasi DI Lengkong Pini merupakan bagian dari Program Paket 5 yang dilaksanakan di lima kabupaten dengan delapan daerah irigasi.

Menurutnya, rehabilitasi Paket 4 ditargetkan meningkatkan fungsi layanan irigasi dari 52,8 persen menjadi 82,8 persen atau mampu mengairi sekitar 828 hektare lahan sawah.

Bahkan, jika jaringan diperpanjang hingga wilayah Makawa, cakupan layanan berpotensi mencapai sekitar 1.400 hektare.

Baca juga:  Momentum Idul Adha 1446 H, Bupati Luwu Serukan Semangat Keikhlasan dan Pengorbanan

Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas pembangunan infrastruktur irigasi yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Sudah hampir tujuh tahun sebagian masyarakat tidak dapat mengelola sawah secara maksimal akibat rusaknya jaringan irigasi. Semoga setelah proyek ini selesai, lahan pertanian kembali produktif,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan jaringan irigasi terus dilanjutkan hingga menjangkau wilayah Balubu, Padang Lambe, Simpur, dan daerah lain yang masih membutuhkan pasokan air.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pembangunan irigasi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian.

Baca juga:  Andi Tenrikarta Dampingi RMB di Piwalkot Palopo?

Ia juga meminta kontraktor menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan memastikan pemerintah provinsi akan terus mengevaluasi pengembangan jaringan irigasi agar semakin banyak lahan pertanian memperoleh layanan air.

Gubernur Sulawesi Selatan turut menyerahkan bantuan dua unit traktor kepada Pemerintah Desa Sampeang sebagai dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Luwu. (**)