Kabarpublic.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 03.10 Wita.
Bus Remaja Jaya rute Makassar–Luwu Utara terlibat tabrakan dengan truk tangki pengangkut solar.
Akibat insiden tersebut, seorang kernet truk tangki dilaporkan meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat sopir truk tangki keluar dari jalurnya.
“Benar kejadiannya tadi subuh. Dari hasil olah TKP, sopir truk tangki keluar dari jalurnya, kemungkinan karena mengantuk. Kernet mobil tangki meninggal dunia,” ujar Alwi kepada awak wartawan.
Ia juga menjelaskan jika kecelakaan bermula saat truk tangki solar milik PT Nirmala Fortuna Abadi bernomor polisi B 9013 UFW melaju dari arah Palopo menuju Luwu.
Kata dia, saat di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke jalur kanan, sehingga terjadi benturan keras tidak dapat dihindari.
“Mobil tangki bergerak dari arah utara ke selatan, kemudian oleng ke jalur sebelah kanan sehingga menabrak bus dari arah berlawanan,” jelasnya.
Dia menyebut bahwa selain korban meninggal dunia, sopir truk tangki dan sopir bus mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RS Hikmah Belopa untuk mendapatkan perawatan medis.
Alwi menambahkan, sementara kernet bus serta seorang penumpang juga turut menjadi korban dan ikut dilarikan ke rumah sakit.
“Total ada lima orang yang dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius, dan satu orang kernet meninggal dunia,” ungkapnya.
Pihak kepolisian telah melakukan evakuasi korban, mendatangi lokasi kejadian, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, penumpang yang selamat telah melanjutkan perjalanan menggunakan bus pengganti.
“Kami sudah melakukan penanganan di TKP, mengevakuasi korban, dan mengamankan barang bukti. Laporan polisi juga telah dibuat dan proses penyelidikan sedang berjalan,” pungkasnya. (**)







