DaerahNewsPilihan Editor

Korban Jiwa Kerusuhan di Makassar Bertambah, Total Empat Orang Meninggal Dunia

×

Korban Jiwa Kerusuhan di Makassar Bertambah, Total Empat Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Kabarpublic.com – Jumlah korban jiwa akibat rangkaian aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Kota Makassar kembali bertambah.

Seorang warga bernama Rusdamdiansyah, warga Jalan Urip Sumoharjo, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (30/8/2025) pagi setelah sempat mendapat perawatan intensif.

Rusdamdiansyah sebelumnya mengalami luka-luka saat kerusuhan pecah di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat (29/8/2025) malam.

Ia sempat dirawat di RS Ibnu Sina sebelum akhirnya dirujuk ke RS Pusat CPI. Namun, kondisinya terus memburuk hingga meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WITA.

Baca juga:  Seorang Lansia di Palopo Dililit Ular Hingga Meninggal Dunia

“Korban MD menjadi empat. Korban meninggal terakhir adalah warga Jalan Urip Sumoharjo, yang terjatuh di lokasi depan UMI. Tadi pagi sekitar pukul 9, dinyatakan meninggal di RS CPI,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, kepada Media.

Roem menegaskan bahwa korban terakhir bukan anggota Satpol PP, membantah kabar simpang siur yang sempat beredar.

Menurutnya, sejumlah anggota Satpol PP memang menjadi korban dalam insiden kebakaran gedung DPRD Makassar, namun tidak ada yang meninggal dunia.

Baca juga:  KPU Sulsel: Karnaval Maskot Ajang Edukasi Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024

“Bukan (Satpol PP). Rekan-rekan Satpol yang menjadi korban saat ini masih dalam perawatan. Ada yang kondisinya serius, tapi tidak ada yang meninggal,” tegas Roem.

Salah satu korban Satpol PP, bernama Budi, mengalami cedera berat setelah melompat dari lantai empat gedung DPRD Makassar yang terbakar. Ia kini dirawat intensif di RS Primaya.

Sebelumnya Tiga Orang Tewas di Gedung DPRD

Sebelum Rusdamdiansyah, tercatat tiga orang meninggal dunia dalam tragedi kebakaran gedung DPRD Makassar, yakni:

Saiful Akbar, Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, sempat dilarikan ke RS Grestelina namun nyawanya tak tertolong.

Baca juga:  Nelayan yang Terjatuh di Perairan Taka Limpoge Ditemukan Meninggal Dunia

Sarinawati, pegawai DPRD, meninggal di lokasi kejadian dan dibawa ke RS Bhayangkara.

Akbar Basri atau Abay, pegawai DPRD, juga ditemukan meninggal di lokasi dan dibawa ke RS Bhayangkara.

Selain empat korban meninggal, Pemerintah Kota Makassar mencatat sedikitnya tujuh orang masih menjalani perawatan intensif, masing-masing empat orang di RS Grestelina, satu orang di RS Hermina, satu orang di RS Faisal, dan satu orang di RS Primaya. (**)