Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesiapan tenaga kerja lokal melalui kolaborasi dengan PT Masmindo Dwi Area dan Matappa Academy.
Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Pelatihan Peserta Tenaga Kerja Terampil dan Tersertifikasi Matappa Academy Angkatan Pertama di Kecamatan Bua, Senin (8/6/2026).
Program pelatihan berbasis kompetensi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan sertifikasi sesuai kebutuhan dunia industri, khususnya sektor pertambangan dan industri pendukung.
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia yang akan memberikan dampak besar bagi kemajuan daerah.
“Pelatihan ini bukan hanya sekadar kegiatan peningkatan keterampilan, tetapi merupakan investasi sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan masyarakat Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, terutama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu, PT Masmindo Dwi Area, dan Matappa Academy yang terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.
Menurut Bupati, keberadaan program pelatihan seperti Matappa Academy menjadi salah satu upaya nyata untuk memastikan masyarakat Luwu dapat mengambil peran dalam berbagai peluang kerja yang terus berkembang seiring masuknya investasi dan pertumbuhan sektor industri di daerah.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, menjelaskan bahwa Matappa Academy merupakan program yang dibentuk oleh PT Masmindo Dwi Area untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ia mengungkapkan bahwa pelatihan angkatan pertama ini diikuti oleh 90 peserta dan akan berlangsung selama dua bulan.
Para peserta akan mendapatkan pelatihan dalam lima bidang kompetensi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Kabupaten Luwu saat ini bukan lagi menjadi daerah lintasan, tetapi sudah menjadi daerah tujuan. Karena itu, kita harus mempersiapkan sumber daya manusia agar mampu mengelola potensi yang ada,” kata Sofyan.
Selain materi pelatihan, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung, antara lain modul pembelajaran, akomodasi, konsumsi, seragam pelatihan, perlindungan BPJS Kesehatan, uang saku, hingga kesempatan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dukungan penuh juga diberikan oleh PT Masmindo Dwi Area melalui penyediaan fasilitas pelatihan dan penguatan sarana di Balai Latihan Kerja (BLK) guna memastikan proses pembelajaran berjalan secara optimal dan sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan industri.
Pembukaan pelatihan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, perwakilan Direksi PT Masmindo Dwi Area, Kepala Sekolah Matappa Academy, para camat, instruktur pelatihan, insan pers, serta seluruh peserta pelatihan.
Pemerintah Kabupaten Luwu berharap dapat melahirkan tenaga kerja lokal yang profesional, kompeten, dan tersertifikasi sehingga mampu bersaing di dunia kerja, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (**)







