NewsPilihan Editor

Pria asal Sulbar Ditemukan Meninggal di Warung Makan di Palopo

318
×

Pria asal Sulbar Ditemukan Meninggal di Warung Makan di Palopo

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gantung Diri. (Int)

Kabarpublic.com – Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di Warung Makan Mie Jempol Rabu (14/8/24) sekira pukul 13.30 WITA.

Peristiwa itu terjadi di Jl. KHM. Kasyim, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Korban berinisial A (23), seorang karyawan yang baru bekerja di warung makan tersebut (kurang dari satu bulan).

Berdasarkan keterangan, A berasal dari Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, dan bekerja di warung tersebut atas rekomendasi temannya, J (inisial), yang mengetahui bahwa A sangat membutuhkan pekerjaan.

Baca juga:  PDAM Lakukan Perbaikan dan Penyambungan Pipa, Layanan Air Palopo Terganggu Sementara

Menurut saksi, A masih terlihat melakukan aktivitas seperti biasa pada pukul 09.00 WITA bersama karyawan lainnya.

Namun, pada pukul 12.20 WITA, ketika salah satu saksi mencoba mencari A, ia tidak menemukannya di tempat kerja.

Saksi kemudian memeriksa sekitar dapur dan kamar mandi, namun tetap tidak menemukan A.

Setelah itu, saksi memeriksa pintu samping dan menemukan A sudah dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali nilon berwarna biru yang diikatkan pada besi jemuran pakaian.

Baca juga:  HUT Ke-25 Luwu Utara, Indah Putri Minta ASN Aktif Berpartisipasi

Temuan ini segera dilaporkan kepada pemilik warung. Dan kemudian tim identifikasi dari kepolisian tiba di tempat kejadian pada pukul 13.00 WITA untuk melakukan olah TKP.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi.

“Jarak antara besi jemuran dan lantai adalah 194 cm sedangkan jarak antara besi dan leher korban adalah 40 cm, serta jarak antara kaki korban dan lantai hanya 5 cm. Tinggi badan korban diketahui 150 cm,” sambungnya.

Baca juga:  KPU Palopo Gelar Sosialisasi, Ajak Mahasiswa Awasi Tahapan Pilkada Serentak

“Pada pukul 13.20 WITA, korban dievakuasi ke RSUD Sawerigading dengan menggunakan ambulans PSC 119 untuk pemeriksaan medis lebih lanjut sambil menunggu kehadiran keluarga korban,” pungkasnya. (*)