Daerah

Pemerhati Soroti Peledakan Dekat Permukiman, Warga Diminta Dilindungi

×

Pemerhati Soroti Peledakan Dekat Permukiman, Warga Diminta Dilindungi

Sebarkan artikel ini

Kabarpublic.com – Aktivitas blasting (peledakan) yang dilakukan oleh PT Masmindo Dwi Area menuai sorotan.

Kegiatan tersebut dinilai mengancam keselamatan masyarakat yang bermukim di sekitar area tambang.

Proses konstruksi yang terus dikebut perusahaan demi mengejar target produksi disebut-sebut berdampak pada meningkatnya intensitas peledakan.

Warga menilai, aktivitas blasting yang dilakukan hampir setiap hari itu tidak sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan.

Peledakan dilakukan di area bebatuan yang lokasinya berdekatan dengan permukiman serta kebun kopi milik masyarakat.

Baca juga:  Jelang Pilkada Luwu 2024, Patahuddin-Dhevy Bijak Menguat

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena jarak aktivitas blasting dengan area aktivitas masyarakat dinilai terlalu dekat.

Ketua Yayasan Lestari Alam Luwu, Ismail Ishak, menilai kegiatan blasting tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga dan diduga tidak sesuai dengan standar yang berlaku.

“Kegiatan blasting PT MDA sangat mengancam keselamatan masyarakat dan berpotensi melanggar standar nasional. Seharusnya, peledakan tidak dilakukan jika area sekitarnya masih menjadi zona aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, idealnya radius 300 hingga 500 meter dari titik peledakan harus menjadi zona steril atau zona merah. Namun, di lapangan, masyarakat masih beraktivitas di kebun mereka dalam jarak tersebut.

Baca juga:  Dukung Peningkatan SDM, Bupati Luwu Terima Audiensi Fakultas Syariah UIN Alauddin

“Seharusnya jarak 300 hingga 500 meter dari lokasi blasting menjadi zona yang tidak boleh ada aktivitas. Jika belum dibebaskan, maka perusahaan seharusnya menghentikan sementara kegiatan peledakan,” tegas Ismail.

Sebelumnya, pihak perusahaan disebut telah melakukan pertemuan dengan masyarakat pemilik lahan di sekitar area blasting untuk membahas pembebasan lahan.

Namun hingga saat ini, belum ada solusi konkret yang disepakati, sementara aktivitas peledakan terus berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Masmindo Dwi Area belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.

Baca juga:  Pasangan Ganda Perumda TM Palopo Raih Juara 1 Turnamen Badminton Cup May Day 2025