Kabarpublic.com – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di jalur poros Palopo–Toraja, tepatnya di wilayah Battang, Kota Palopo, Senin (23/3/2026) siang.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diduga milik bus yang terlibat, terlihat sepeda motor yang ditumpangi dua pelajar kehilangan kendali hingga terjatuh, sebelum akhirnya terlindas bus dari arah berlawanan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.57 Wita di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.
Menurut laporan resmi Satlantas Polres Palopo, kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion berwarna ungu bernomor polisi DP 3739 FQ dan bus Borlindo Mandiri Jaya bernomor polisi DD 7565 RF.
Sepeda motor tersebut dikendarai Arjun Rahim (17), pelajar asal Desa Lamundre, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, yang saat itu membonceng rekannya, Muh. Abyam Yusuf (17), juga berstatus pelajar.
Keduanya diketahui bergerak dari arah Palopo menuju Toraja dengan kecepatan sedang. Namun, saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga terjatuh dan terpental ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Borlindo Mandiri Jaya yang dikemudikan Alexander Moling (48), warga Tana Toraja.
Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari, sehingga kedua korban terlindas bus tersebut.
Akibat kejadian itu, Arjun Rahim dan Muh. Abyam Yusuf mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke RSU Bintang Laut Kota Palopo. Sementara itu, sopir bus dilaporkan tidak mengalami luka.
Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan material pada kedua kendaraan yang terlibat.
Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Frans Niovaldo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan diduga terjadi karena pengendara sepeda motor tidak dapat menguasai kendaraannya hingga terjatuh ke jalur berlawanan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur poros yang rawan kecelakaan.
“Kami mengingatkan agar selalu menjaga kecepatan, tetap fokus saat berkendara, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, terutama di jalur poros yang padat dan berisiko tinggi,” tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti, melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi kejadian, serta menyusun laporan resmi terkait insiden tersebut. ***







