Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage yang berlangsung di JIEXPO Convention Center, Jakarta.
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Direktur Utama BPJS Kesehatan, serta para gubernur dan bupati/wali kota dari seluruh Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary, M.Tr. Adm.Kes., yang mewakili Bupati Luwu, Patahudding, S.Ag.
dr. Rosnawary menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Luwu, Wakil Bupati Luwu, serta seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Luwu atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC).
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu dalam memastikan jaminan pelayanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat. Program UHC berbasis e-KTP telah membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus khawatir dengan biaya,” ujar dr. Rosnawary.
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa program Universal Health Coverage merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Menurutnya, UHC dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses pelayanan kesehatan berkualitas dengan sistem administrasi yang cepat dan efisien.
“Melalui program UHC, kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan cepat, tetapi juga merasa aman karena biaya pelayanan kesehatan telah dijamin. Ke depan, peningkatan kualitas layanan, baik sarana dan prasarana maupun profesionalisme tenaga kesehatan, juga terus menjadi perhatian,” kata Patahudding.
Selain akses dan jaminan biaya, Bupati Luwu juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Ia meminta seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Luwu untuk memberikan pelayanan terbaik dengan sikap ramah dan profesional.
“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sapa pasien dengan senyum, salam, dan sapaan yang hangat, karena pelayanan kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga kepedulian dan empati,” pesannya.
Ia berharap peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya terfokus pada aspek teknis dan administrasi, tetapi juga mencakup etika, sikap, dan profesionalisme tenaga medis dalam memberikan perawatan kepada masyarakat.
Dengan diraihnya UHC Award 2026, Kabupaten Luwu semakin menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor kesehatan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah bertekad terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar seluruh lapisan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang layak, merata, dan mudah diakses.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa implementasi program Universal Health Coverage di Kabupaten Luwu telah berjalan dengan baik dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (**)







