Kabarpublic.com — Wakil Bupati Luwu secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Luwu Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Luwu, Jumat (27/3/2026).
Dokumen LKPJ tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu sebagai bagian dari mekanisme akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Wakil Bupati Luwu menjelaskan bahwa LKPJ Tahun 2025 memuat gambaran umum kondisi keuangan daerah, hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, serta capaian kinerja pelaksanaan tugas pembantuan dan pengugasan.
Ia mengungkapkan, APBD Kabupaten Luwu Tahun 2025 awalnya ditetapkan sebesar Rp1,67 triliun, kemudian mengalami penyesuaian dalam APBD Perubahan dengan pengurangan sebesar Rp71,11 miliar sehingga menjadi Rp1,60 triliun.
Untuk pendapatan daerah setelah perubahan anggaran, dianggarkan sebesar Rp1,57 triliun dan terealisasi sebesar Rp1,51 triliun atau mencapai 96,35 persen per 21 Februari 2026.
Sementara itu, belanja daerah setelah perubahan anggaran dianggarkan sebesar Rp1,60 triliun dan terealisasi sebesar Rp1,49 triliun atau mencapai 93,49 persen.
Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Pasal 15 huruf b, ruang lingkup LKPJ juga mencakup hasil pelaksanaan tugas pembantuan dan pengugasan.
Ia juga turut menyampaikan pesan Bupati Luwu bahwa Tahun 2025 merupakan tahun pertama kepemimpinan yang secara umum berjalan dengan baik, didukung oleh situasi yang kondusif serta koordinasi yang semakin solid di seluruh lini pemerintahan.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala, khususnya terkait efisiensi anggaran sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.
Namun, seluruh tantangan tersebut dinilai mampu dilalui dengan baik berkat sinergitas dan kerja sama seluruh pihak.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat telah berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi.
Untuk itu, seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari tingkat kabupaten hingga desa bersama masyarakat diharapkan terus menjaga dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
Mengakhiri penjelasannya, Wakil Bupati Luwu mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Luwu yang bangkit lebih cepat bersama rakyat.
Rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Luwu. (**)







