DaerahPilihan Editor

Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, Pesan Bupati Luwu di Upacara Nasional

61
×

Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, Pesan Bupati Luwu di Upacara Nasional

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional.

Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Bela Negara ke-77, Jumat (19/12/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan pembacaan sambutan seragam Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan bahwa Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Setiap tanggal 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, saat Agresi Militer II mengancam keberlangsungan Republik. Peristiwa tersebut membuktikan bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri,” ujar Bupati.

Baca juga:  Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Bupati Serahkan Sertifikat Kepada Pelajar Berprestasi

Peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, yang mengingatkan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman.

Bupati Luwu juga menyoroti dinamika global yang semakin kompleks, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga ancaman perang siber, radikalisme, dan bencana alam.

Menurutnya, konsep bela negara tidak lagi bersifat konvensional, melainkan harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga negara.

Baca juga:  KPU Palopo Gelar Sosialisasi, Ajak Mahasiswa Awasi Tahapan Pilkada Serentak

Bupati turut mengajak seluruh peserta upacara untuk menunjukkan solidaritas kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam.

Ketiga wilayah tersebut, kata dia, memiliki peran sejarah penting dalam mempertahankan Republik Indonesia.

“Aceh dengan keteguhannya sebagai ‘Daerah Modal’, Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area, serta Sumatera Barat yang melahirkan PDRI di Bukittinggi, adalah fondasi kuat bela negara. Tanpa mereka, sejarah Indonesia tidak akan lengkap,” tegasnya.

Momentum Hari Bela Negara, lanjut Bupati, harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran dan profesi masing-masing.

Baca juga:  Mayat Pria Bersama Sepeda Motor Ditemukan Mengapung di Pelabuhan Ulo-ulo Belopa

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Luwu juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas remaja serta pencegahan stunting sejak dini.

Apresiasi diberikan kepada kelompok PIK Remaja yang dinilai aktif, produktif, dan inovatif dalam dua segmentasi usia, yakni Segmentasi Berani (SMP) dan Segmentasi Beraksi (SMA). (**)