Kabarpublic.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas melalui program pertanian bagi warga binaan.
Upaya tersebut ditunjukkan dengan pelaksanaan panen sayuran sekaligus peninjauan pembukaan lahan pertanian baru, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA itu dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja Ardhi Mahardhika, Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pemeliharaan Hasil Kerja (PHK), serta Kasubsi Sarana Kerja.
Adapun rangkaian kegiatan meliputi panen tanaman terong dan kacang panjang yang telah memasuki masa panen, serta pengecekan pembukaan lahan pertanian baru yang direncanakan akan dimanfaatkan untuk penanaman tanaman daun ubi.
Kalapas Palopo, Jose Quelo, mengatakan bahwa kegiatan pertanian tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus bentuk optimalisasi lahan yang tersedia di dalam area lapas.
“Pembinaan melalui kegiatan pertanian ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kerja yang bermanfaat bagi warga binaan, serta mendukung ketahanan pangan di dalam lapas. Diharapkan keterampilan ini dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Palopo, Ardhi Mahardhika, menjelaskan bahwa pembukaan lahan untuk tanaman daun ubi menjadi langkah lanjutan dalam pengembangan sektor pertanian agar lebih variatif dan berkelanjutan.
“Pengembangan lahan baru ini kami lakukan untuk memperluas jenis tanaman yang dibudidayakan, sehingga program pertanian di Lapas Palopo dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan hasil yang optimal,” jelas Ardhi.
Melalui program tersebut, Lapas Palopo berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan, khususnya di bidang pertanian, sebagai bekal keterampilan produktif dan berdaya guna di masa depan. ***







