Daerah

Bupati Luwu Temui Deputi Kemenko Pangan, Dorong Pengembangan Hortikultura dan Hilirisasi Pertanian

×

Bupati Luwu Temui Deputi Kemenko Pangan, Dorong Pengembangan Hortikultura dan Hilirisasi Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bupati Luwu, Patahudding, melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian

Kabarpublic.com – Bupati Luwu, Patahudding, melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Widiastuti, di kantor kementerian tersebut di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas upaya sinkronisasi program pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Luwu dengan berbagai program strategis pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan penguatan sektor pangan dan pertanian nasional.

Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian memiliki tugas pokok dalam melakukan sinkronisasi, perumusan, serta pelaksanaan kebijakan di bidang pangan dan pertanian di tingkat nasional.

Baca juga:  RPJMD Palopo 2025–2029 Dibahas: 25 Program Unggulan hingga Dua Proyek Strategis

Pihak deputi juga menyampaikan komitmennya untuk membantu dan meneruskan berbagai usulan serta permintaan dari Pemerintah Kabupaten Luwu kepada kementerian terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.

Bupati Luwu Patahudding memaparkan rencana pengembangan tanaman hortikultura di wilayah Kabupaten Luwu yang akan diselaraskan dengan program strategis Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian.

Salah satu program strategis yang menjadi fokus pemerintah pusat adalah hilirisasi di bidang pertanian. Program ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian melalui pengolahan dan penguatan industri berbasis hasil pertanian.

Baca juga:  Bupati Luwu Revisi NJOP, Hapus Denda PBB-P2 dan Gratiskan Pajak

Program hilirisasi tersebut mencakup pengembangan 18 komoditas pertanian yang akan didorong melalui 903 proyek industri dengan total nilai investasi mencapai Rp411 triliun.

Adapun komoditas yang masuk dalam program tersebut antara lain beras, gambir, kelapa, tebu, kopi, kakao, mete, karet, lada, pala, benih, sapi, kelapa sawit, singkong, industri ayam terintegrasi, gudang Bulog, serta pabrik puluk.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap berbagai potensi sektor pertanian di daerah dapat terintegrasi dengan kebijakan nasional sehingga mampu mendorong peningkatan produksi, nilai tambah, serta kesejahteraan petani.

Baca juga:  Ikuti High Level Meeting, Bupati Luwu Sampaikan Langkah Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri

Audiensi tersebut turut didampingi oleh Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu. ***