DaerahPilihan Editor

Dorong Ekonomi Desa, Bupati Luwu Luncurkan KDMP Bonelemo Bekerjasama Bulog

236
×

Dorong Ekonomi Desa, Bupati Luwu Luncurkan KDMP Bonelemo Bekerjasama Bulog

Sebarkan artikel ini
Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bonelemo

Kabarpublic.com – Bupati Luwu, H. Patahudding, meresmikan pemanfaatan Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bonelemo, Kecamatan Bajo Barat, Rabu (10/9/2025).

Peresmian ini disaksikan pemerintah desa Bonelemo, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat Pemkab Luwu.

Patahudding mengungkapkan bahwa KDMP Bonelemo menjadi koperasi pertama di Kabupaten Luwu yang secara resmi mulai beroperasi melalui unit usaha penjualan sembako dengan menggandeng Bulog.

“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah dan masyarakat Desa Bonelemo yang telah mengoperasikan KDMP dengan unit usaha Gerai Sembako bekerjasama Bulog. Bonelemo menjadi desa pertama yang mengoperasikan KDMP. Semoga ini bisa menjadi model atau percontohan bagi 206 desa yang ada di Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.

Baca juga:  Bulog Palopo Pastikan Stok Beras Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Ia menegaskan, keberadaan KDMP Bonelemo merupakan wujud dukungan desa terhadap program nasional Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Kata dia, program tersebut ditujukan untuk mendorong perekonomian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Bonelemo, Baso, SH, menjelaskan bahwa Gerai Sembako KDMP Bonelemo menjalankan usaha dengan bermitra bersama warung-warung lokal di desa.

“Sejak diluncurkan program Koperasi Merah Putih oleh Bapak Presiden RI, kami langsung melengkapi persyaratan untuk unit usaha KDMP Bonelemo. Alhamdulillah hari ini Gerai Sembako resmi dioperasikan oleh Bapak Bupati Luwu,” kata Baso.

Baca juga:  Turnamen Domino Menpora RI Cup 2025 Siap Digelar di Luwu, Diikuti Peserta dari 14 Provinsi

Lebih lanjut, Baso menerangkan bahwa unit usaha ini dijalankan melalui kerja sama dengan Bulog, yang menyuplai beras SPHP seharga Rp60 ribu per 5 kilogram.

Beras tersebut kemudian dipasarkan melalui warung-warung di Desa Bonelemo dengan harga tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

“Jika stok menipis, KDMP Bonelemo kembali disuplai Bulog. Bahkan bila ada beras yang rusak, Bulog siap menggantinya. Dengan sistem ini, masyarakat desa tetap mendapatkan sembako berkualitas dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Baca juga:  Tiga Busana Istri Pejabat Luwu Dilelang, Capai Rp10.5 Juta

Acara peresmian turut dihadiri Kepala Dinas UKM dan Koperasi Luwu, Rahimullah, Kadis PMD Luwu, Kasmaruddin, Camat Bajo Barat Imran, serta tokoh masyarakat setempat. (**)