Kabarpublic.com – Pemerintah Kabupaten Luwu menerima Sertifikat Penghargaan atas dukungan dan komitmen dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD).
Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, kepada Bupati Luwu, Patahudding, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding.
Penghargaan diserahkan oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategi Pembangunan Keluarga, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Ukik Kusuma Kurniawan, pada rangkaian Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Bangga Kencana Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (3/3/2026).
Rakorda dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dengan mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, yang dirangkaikan dengan penerimaan penghargaan capaian SPPG 100 persen distribusi MBG 3B.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, dalam laporannya menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak menjadi fokus utama pemerintah.
Salah satu langkah strategis yang didorong adalah implementasi Program MBG 3B berbasis keluarga.
“Program MBG 3B menempatkan keluarga sebagai aktor utama dalam pemenuhan gizi, dengan dukungan lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, mitra strategis, serta jejaring lini lapangan. Program ini juga terintegrasi dengan pelaksanaan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN,” ujarnya.
Sementara itu, dalam keynote speech, Ukik Kusuma Kurniawan memaparkan lima program prioritas Kemendukbangga/BKKBN di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), pemanfaatan aplikasi konsultasi dan pendampingan keluarga berbasis kecerdasan artifisial, serta SIDAYA (Lansia Berdaya).
Pemerintah Kabupaten Luwu menyambut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan keluarga berkualitas di Kabupaten Luwu. ***







