Kabarpublic.com – Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Luwu yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Majelis Ulama Indonesia dalam Merajut Ukhuwah dan Islam Wasathiyyah”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji Kabupaten Luwu, Senin (26/1/2026).
Bupati Patahudding menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran MUI Kabupaten Luwu atas terselenggaranya Musda tersebut.
Ia menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta merumuskan arah perjuangan umat Islam ke depan.
“MUI memiliki peran yang sangat strategis sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah, yakni pelayan umat sekaligus mitra pemerintah. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga kehidupan keagamaan yang sejuk, damai, dan penuh toleransi,” ujar Patahudding.
Pada kesempatan itu, Bupati Luwu juga memaparkan sejumlah program keagamaan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Luwu.
Di antaranya program umrah bagi 50 orang imam masjid pada tahun ini, serta harapan agar ke depan dapat dikembangkan program pelatihan bacaan salat dan baca tulis Al-Qur’an bagi masyarakat.
“Permasalahan ini masih banyak kami temui di tengah masyarakat dan menjadi tugas kita bersama. Pemerintah Kabupaten Luwu memandang MUI sebagai mitra utama dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Luwu, Nasaruddin Bin A, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda kali ini sempat mengalami keterlambatan akibat kondisi yang kurang memungkinkan.
Meski demikian, ia menegaskan komitmen MUI sebagai mitra pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya dalam sektor keagamaan.
“Majelis Ulama adalah pendamping pemerintah di sektor keagamaan dan bersifat moderat. Insya Allah melalui Musda ini akan lahir pemimpin yang moderat dan mampu bermitra dengan pemerintah,” katanya.
Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Mustari Bosra, turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu dan MUI Kabupaten Luwu atas terselenggaranya Musda tersebut.
Ia berharap seluruh rangkaian Musda berlangsung dalam suasana yang sejuk, tanpa konflik, serta mampu menghasilkan kepengurusan yang bertanggung jawab dan siap bekerja untuk umat.
Musda MUI Kabupaten Luwu ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Ketua Pengadilan Agama Belopa Irham Riad, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Pabung Luwu Mayor Kav Suparman, para alim ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. (**)







