Nasional

Kemenag Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Korban Banjir di Aceh Utara

6
×

Kemenag Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Korban Banjir di Aceh Utara

Sebarkan artikel ini
Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah. (Ist)

Kabarpublic.com – Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh.

Bantuan berupa Al-Qur’an, sarung, tikar, ambal, mukena, dan sajadah diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Abu Rokhmad, di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (13/1/2026).

Bantuan tersebut disalurkan di empat desa yang terdampak paling parah di Kecamatan Sawang, yakni Desa Riseh Tunong, Riseh Teungoh, Riseh Baroh, dan Desa Paya Rabo Lhok.

Abu Rokhmad berharap bantuan ini dapat membantu warga tetap menjalankan ibadah dengan nyaman meski masih berada dalam situasi darurat pascabencana banjir.

Baca juga:  Pemkab Luwu Ringankan Beban Korban Bencana Aceh Tamiang dengan Bantuan Rp200 Juta

Selain perlengkapan ibadah, Kementerian Agama juga menyalurkan bantuan dana masing-masing sebesar Rp50 juta untuk Masjid Assa’adah di Desa Paya Rabo Lhok dan Masjid Baitut Taqwa di Desa Riseh Tunong.

Abu Rokhmad menegaskan bahwa upaya pemulihan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur fisik.

Menurutnya, aspek spiritual dan kehidupan keagamaan masyarakat juga harus menjadi perhatian utama.

“Di saat-saat seperti ini, masyarakat membutuhkan ketenangan dan penguatan. Karena itu, layanan keagamaan perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pusat layanan umat, terlebih menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.

Baca juga:  Kalla Toyota Harumkan Nama Indonesia di Ajang CDKE Asia Pacific 2024

Ia menambahkan, penanganan pascabencana harus menyentuh aspek fisik dan spiritual secara simultan dan berkesinambungan.

“Layanan keagamaan tidak boleh terhenti. Ini merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Kehadiran Kementerian Agama di Aceh Utara juga menjadi penguat rasa kebersamaan.

Rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Aceh, unsur Zakat dan Wakaf, BAZNAS, berbagai Lembaga Amil Zakat nasional, penyuluh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, hingga civitas akademika melalui kolaborasi dengan UIN Ar-Raniry.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag di wilayah terdampak tidak hanya sebagai bentuk empati, tetapi juga upaya penguatan mental masyarakat.

Baca juga:  Sandiaga Uno Apresiasi Pelaksanaan Event Persona Luwu Utara Wonderful Rongkong

“Yang lebih penting adalah menyampaikan bahwa masyarakat tidak sendiri. Kami ingin terus membersamai mereka melewati masa sulit ini,” kata Azhari.

Azhari berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Agama terus melakukan pendampingan dan penyaluran bantuan bagi wilayah terdampak banjir di Aceh.

“Terakhir, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh telah menurunkan 1.330 relawan untuk membersihkan madrasah, rumah ibadah, dan Kantor Urusan Agama (KUA),” pungkasnya. (**)